Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Revitalisasi Jembatan Jurug B Segera Dimulai, Contraflow Bakal Diberlakukan

Damianus Bram • Kamis, 8 September 2022 | 14:30 WIB
DIPASANGI PEMBATAS: Jembatan Jurug B akan direvitalisasi, lalu lintas sementara akan dialihkan. (M. IHSAN/RADAR SOLO)
DIPASANGI PEMBATAS: Jembatan Jurug B akan direvitalisasi, lalu lintas sementara akan dialihkan. (M. IHSAN/RADAR SOLO)
SOLO – Proyek revitalisasi Jembatan Jurug B (jalur utama Karanganyar-Solo) mulai dikerjakan 18 September hingga Agustus 2023. Dengan penutupan itu beban kepadatan akan dialihkan ke Jembatan Jurug C (jalur Solo-Karanganyar) dengan pemberlakuan dua arah.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surakarta Taufiq Muhammad membenarkan penutupan Jembatan Jurug B itu akan dilakukan selama proyek berlangsung. Bersamaan dengan itu Jembatan Jurug A (jembatan kecil paling utara) juga akan ditutup demi alasan keamanan karena konstruksinya sudah cukup tua.

"Selama penutupan jembatan B kami berlakukan contraflow di jembatan C. Jadi bisa untuk dua arah. Tapi yang bisa melintas jembatan C hanya kendaraan kecil seperti sepeda motor dan mobil. Kalau truk dan bus besar langsung dialihkan lewat tol," kata dia, Rabu (7/9).

Kepadatan arus kendaraan di kawasan Jurug diprediksi bakal cukup tinggi mengingat adanya pekerjaan Rel Layang Joglo dan revitalisasi Jembatan Mojo beberapa bulan setelahnya. Kendaraan yang memutar dengan mengambil arah Joglo diperkirakan akan menimbulkan kepadatan lain. Begitu juga kendaraan diminta menghindari Jembatan Mojo pada beberapa bulan ke depan. Lebih-lebih saat dua lokasi itu akan ditutup total.

"Kalau sekarang masih bisa melintas di Joglo, tapi nanti juga akan ditutup total. Sementara Jembatan Mojo ditutup selama dua bulan mulai 3 Oktober. Kami mohon pengertian masyarakat," beber Taufiq.

Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka bakal melakukan sosialisasi secara masif untuk meneruskan informasi terkait pekerjaan infrastruktur di Solo yang menimbulkan pengalihan arus kendaraan. Masyarakat diminta bijak dalam memilih waktu perjalanan dan rute alternatif terbaik agar tidak terjebak macet. Tak hanya itu, pemkot juga siap menyesuaikan jam masuk sekolah, terutama yang dekat dengan lokasi proyek.

"Mending berangkat lebih pagi. Yang penting warga tahu mana saja yang ditutup. Kalau ada beberapa titik yang terdampak nanti jadwalkan diubah menjadi siang. Nggak apa-apa," imbuh Gibran. (ves/bun/dam) Editor : Damianus Bram
#Jembatan Jurug B Ditutup #Contraflow Jembatan Jurug #Revitalisasi Jembatan Jurug #Dishub Kota Surakarta #Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka