Kapolsek Pasar Kliwon AKP Marwanto menuturkan, sejak Sekaten dimulai Jumat lalu (16/9), sudah ada tujuh warga yang melapor menjadi korban pencopetan.
"Yang dicopet dompet lima orang, kemudian ada juga dua handphone. Saya kira bisa lebih, karena ada beberapa yang langsung laporan ke polresta," ujarnya.
Marwanto menjelaskan Selasa pagi (20/9) pihaknya mendapat lapotan ada terduga pelaku pencurian, sempat dimassa. Dia ketahuan melakukan aksinya di kawasan Alun-alun Selatan. Pelaku sendiri babak belur karena dimasa warga yang geram.
Dari hasil penyidikan, pelaku yang diketahui bernama Hero Gunawan, 36, warga Semanggi ini melakukan aksi pencurian handphone milik penjaga stand permainan di Sekaten.
Awalnya korban tengah tidur terlelap. Tak lama korban kaget karena HP yang awalnya ada di sampingnya, ternyata hilang. Tak lama berselang pelaku tertangkap basah saat sedang akan melakukan aksi distan yang lain.
"Karena massa geram, kemudian main hakim sendiri. Anggota yang mendapat laporan langsung menuju lokasi untuk mengamankan pelaku. Langsung kami bawa ke polsek, sembari meredam emosi warga. Setelah dilakukan pemeriksaan singkat, langsung kami limpahkan ke satreskrim," jelas Marwanto.
Dengan adanya kasus ini, lanjut Marwanto, pihaknya semakin meningkatkan pengawasan di lokasi gelaran Sekaten.
"Kami himbau untuk masyarakat tidak membawa atau berpenampilan mencolok. Ini agar tidak mengundang aksi kejahatan. Barang berharga bisa juga dimasukkan ke tas," ujarnya.
Selain itu untuk kasus kehilangan helm, pihaknya mengakui sudah menghimbau pada juru parkir. “Kami minta untuk tidak menarik uang saja, namun juga harus menjamin keamanan motor maupun benda-benda yang ditinggal para pengunjung," tambah kapolsek.
Disinggung soal pengamen yang melakukan pemaksaan meminta uang kepada pengunjung, kapolsek mengaku belum mendapat laporan akan keluhan tersebut.
"Kalau ada yang merasa memaksa meminta uang, silahkan lapor anggota kami di lapangan. Atau bisa juga ke kantor. Bisa juga DM di akun Instagram kami (@polsek_pasar_kliwon)," pungkas kapolsek. (atn/nik/dam) Editor : Damianus Bram