Camat Banjarsari Beni Supartono Putro mengungkapkan, rencana awal gedung Kelurahan Banjarsari akan dipindah ke belakang gedung SMPN 18 Surakarta.
"Untuk anggaran sudah kami usulkan ke dewan, dan telah disetujui untuk pembiayaan pengadaan lahan serta bangunannya. Masuk dalam APBD 2023. Jadi Rp 8 miliar itu rinciannya Rp 3,5 miliar untuk pengadaan tanah, kemudian sisanya Rp 4,5 miliar untuk DED, biaya pemindahan, serta pembangunan," ungkapnya.
Dia menjelaskan lahan yang akan digunakan untuk pembangunan kantor kelurahan yang baru lebih kurang 1.000 meter persegi. Anggaran tersebut diperkirakan cukup untuk membangun kantor, pendapa kelurahan, dan fasilitas penunjang.
”Lokasinya strategis untuk pelayanan masyarakat. Tempat tidak bising karena tidak di samping rel. Area parkir juga cukup, dan akses masuk keluar mudah,” jelasnya.
Dia menjelaskan apabila proses appraisal lahan terdampak proyek pembangunan underpass di Simpang Joglo, Banjarsari akan selesai akhir tahun ini, pemkot bisa membeli lahan pada Januari 2023, serta segera membangun kantor kelurahan Banjarsari.
"Jadi misalkan sekarang pindah kami siap. Kami memakai rumah dinas untuk kantor sementara, namun kami perlu menyewa tempat lain untuk menyimpan barang-barang yang tidak untuk pelayanan langsung setiap hari. Misalkan kelebihan kursi, meja, hingga arsip. Kami akan sewakan tempat. Kami membawa fasilitas yang digunakan setiap hari di kantor sementara nantinya," ujarnya. (atn/nik/dam) Editor : Damianus Bram