Menggandeng Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi), event ini mengusung tema penerapan smart city.
"Meski sukses, tapi kami punya tantangan besar dalam penyelenggaraan event ini. Karena event ini tanpa APBD dan APBN. Jadi kami harus bisa membuat event ini menarik bagi calon peserta maupun pihak sponsorship," ungkap Direktur Utama Garindo Media Tama Dian Ekayanto kepada Jawa Pos Radar Solo, Minggu (16/10).
Selama tiga hari Indo Smart City 2022 berlangsung, event ini mampu menyedot pengunjung datang ke Solo Techno Park. Selain mengikuti berbagai forum diskusi tentang smart city, para pengunjung juga dapat melihat pameran beberapa perusahaan berbasis teknologi yang membuka stand di event tersebut.
"Upaya yang kami lakukan untuk menarik kunjungan adalah memberikan informasi baik offline maupun online bahwa ada event menarik yang kami selenggarakan di Solo Techno Park," sambungnya.
Dian mengatakan, Indo Smart City 2022 adalah event kali kedua yang di-handle Garindo Media Tama. Tahun lalu, ISC perdana dihelat di Jogjakarta. Saat itu, banyak peserta yang sudah merasakan keuntungan dari event ini. Alhasil, para peserta punya ekspektasi tinggi dengan kualitas event Indo Smart City kedua, yang dihelat di Kota Solo.
"Harapannya, event ini bisa memberikan efek positif bagi seluruh pemangku jabatan, baik pihak swasta maupun pemerintahan. Terutama event ini bisa memberikan benefit bagi Kota Solo sebagai tuan rumah," pungkasnya. (aya/ria) Editor : Syahaamah Fikria