Menanggapi hasil survei ini, Ketua DPC PDIP Solo F.X. Hadi Rudyatmo mendukung putra sulung Presiden Joko Widodo ini maju ke pilgub. "Saya mendukung. Saya ketua partai (DPC) punya prinsip, punya komitmen," kata pria yang akrab disapa Rudy ini.
Mantan Wali Kota Surakarta ini menilai, Gibran sudah layak mengembangkan karir politiknya ke tingkat provinsi. Meski baru satu periode menjabat sebagai wali kota. Ditambah, hasil survei Pilgub DKI Jakarta versi Political Statistics (Polstat), Gibran berada di urutan ketiga dengan perolehan 10,5 persen.
"Ya layaklah maju pilgub. Yang penting semua rekomendasi dari ketua umum (Megawati Soekarnoputri). Jika layak, kalau tidak mendapatkan rekomendasi ya tidak bisa maju," ucapnya.
Terkait Gibran lebih layak di Jateng atau DKI Jakarta, Rudy menyerahkan semuanya kepada partai. "Mas Gibran maunya di mana, itu namanya petugas partai. Mas Gibran mau ditugaskan di Jateng atau DKI, itu dari partai," ujarnya.
Dukungan yang sama diutarakan Rudy apabila Ganjar Pranowo hendak maju dalam bursa calon presiden dalam Pilpres 2024. "Saya dukung. Kader mendukung kader kan sah. Tapi semua manut ketua umum. Saya mendukung satu juta persen," katanya.
Tidak hanya Gibran, Rudy juga mendorong Ganjar Pranowo maju Pilpres 2024. Selain namanya muncul diberbagai survei, sejumlah parpol telah menyatakan dukungannya. PSI menjadi partai pertama yang mendukung Ganjar. Sejumlah PAC dan PAW PPP dan PAN juga telah mengusulkan Ganjar Pranowo maju pilpres.
"Artinya, kader PDIP laku dijual. Ganjar dicalonkan dari PPP berarti kader itu apik to. Bukan hanya bagi internal (PDIP) saja, ekternal juga. Ada PAN juga," ujarnya.
Menurutnya, parpol lain yang mendukung Ganjar bukan untuk membajak kadernya. Namun, sebagai bentuk dukungan semata. Dia berharap, dengan banyaknya dukungan kepada Ganjar, akan menguatkan PDIP dalam Pemilu 2024. Sehingga pilpres bisa kembali dimenangkan oleh PDIP. "Berarti 2024 presiden dari PDIP lagi. Tapi semua manut ketua umum," ujarnya. (atn/bun/dam) Editor : Damianus Bram