Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Peringati HUT Ke-8, YLI Ajak Penyintas Kanker untuk Sehat dan Bahagia

Tri wahyu Cahyono • Minggu, 6 November 2022 | 05:15 WIB
Pengurus YLI dan para narasumber di sela workshop memperingati HUT ke-8 YLI di Kota Solo, Sabtu (5/11/2022). (DOK.YLI)
Pengurus YLI dan para narasumber di sela workshop memperingati HUT ke-8 YLI di Kota Solo, Sabtu (5/11/2022). (DOK.YLI)
RADARSOLO.ID-Memperingati HUT Ke - 8 Yayasan Lavender Indonesia (YLI), digelar workshop bertema Bersama Kita Sehat dan Bahagia, di Kota Solo, Sabtu (5/11/2022).

Hadir sebagai narasumber, founder dan terapis Quantum Trauma Emotional Healing Ir. Widodo Tudjo Soekemi, ilmuan dan penemu electrical capacitance volume tomography (ECVT) dan cancer electro capacitive therapy (CECT) untuk terapi kanker Dr. Warsito P. Taruno, serta dokter spesialis bedah Sagiran.

Ketua YLI Gusti Sri Hastuti menjelaskan, YLI merupakan forum komunikasi dan edukasi bagi para penerima kurikulum kanker untuk mendukung metode penyembuhan secara holistic dan integratif.

"Dalam kegiatan ini kami mengambil tema Bersama Kita Sehat dan Bahagia. Itu selaras dengan visi misi kami. Sehat badan, sehat pikiran, dan sehat jiwa," ujar Gusti Sri Hastuti.

Perempuan yang akrab disapa Uthi menambahkan, peringatan HUT ke-8 YLI digelar sejak Jumat-Minggu (4-6/11/2022). Selain workshop, YLI juga menggelar pemeriksaan gratis bagi penyintas kanker dan bazar pelayanan kesehatan bagi mereka yang memiliki riwayat kanker.

Diketahui, YLI merupakan wadah komunikasi yang menjadi keluarga baru bagi semua penasihat maupun penyemangat penyandang kanker. Sebagai keluarga, sesama warga Lavender memberikan dukungan, masukan, dan mengadakan kegiatan dengan dasar kasih sayang.

Sementara itu, Rahmat, penyintas kanker prostat mengajak seluruh penyintas kanker tetap semangat menjalani kehidupan dan selalu optimistis.

"Kami terus memberikan motivasi kepada teman-teman, jangan mudah menyerah, jangan mengeluh, dan tetap berpikir positif. Di Indonesia banyak cara untuk proses penyembuhan. Makanya saya sering berpesan kepada teman-teman, kanker bisa mengalahkan fisik saya, tapi tidak bisa mengalahkan semangat saya," tegas dia. (rud/wa)
Editor : Tri Wahyu Cahyono
#workshop #kanker #peyintas kanker #yli