Kepala DPUPR Surakarta Nur Basuki mengatakan, pihaknya membantu penyelesaian pembuatan akses jalan di sisi utara dan sisi timur. Hingga saat ini keseluruhan prosesnya sudah hampir rampung mengingat pondasi sudah diselesaikan jauh-jauh hari. Proses pengaspalanpun juga tengah berlangsung.
“Pembuatan aksesnya saja, penataan jalan dengan pengaspalan. Anggarannya sekitar Rp 900 juta,” kata dia, Minggu (6/11).
Menimbang peresmian Masjid Raya Syeikh Zayed dilakukan pada 17 November, DPUPR menargetkan pada 9 November nanti atau tiga hari ke depan pekerjaan itu sudah rampung seluruhnya. Dia optimistis dapat rampung tepat waktu meski curah hujan sedang tinggi-tingginya dalam beberapa waktu terakhir ini.
“Hujan berpengaruh, tapi bisa diantisipasi. Jadi akan selesai tepat waktu sebelum peresmian,” ujar Nur Basuki.
Selain pengerjaan akses jalan, dalam kunjungan dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR beberapa waktu lalu, pemkot juga diminta untuk memasok sejumlah tanaman untuk menambah luasan area hijau atau pertamanan di sekiar masjid. Hal itu disampaikan oleh kementerian kepada wali kota dan diteruskan kepada dinas terkait.
“Kami menunggu informasi dari kontraktor dulu. Kami kan tidak serta merta masuk untuk ikut menata. Tanaman dan pertamanan ini kan mereka yang mengatur, kami akan koordinasi dulu. Kalau jenisnya dari perbincangan dengan wali kota untuk tambahan pule dan cabe kuya karena yang dikejar keindahan pepohonan hijaunya,” imbuh Kepala DLH Kota Surakarta Ana Nugroho. (ves/bun/dam) Editor : Damianus Bram