Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Jamaah Boleh Menginap di Masjid Riyadh, Daya Tampung Ribuan

Damianus Bram • Senin, 14 November 2022 | 03:00 WIB
LALIN DIALIHKAN: Ribun jamaah haul Habib Ali bin Muhammad Al-Habsyi mulai memadati jalur pedestrian depan Masjid Riyadh, Jalan Kapten Mulyadi, Pasar Kliwon, kemarin. (MANNISA ELFIRA/RADAR SOLO)
LALIN DIALIHKAN: Ribun jamaah haul Habib Ali bin Muhammad Al-Habsyi mulai memadati jalur pedestrian depan Masjid Riyadh, Jalan Kapten Mulyadi, Pasar Kliwon, kemarin. (MANNISA ELFIRA/RADAR SOLO)
RADARSOLO.ID Penyelenggara Haul Habib Ali bin Muhammad Al-Habsyi Ke-111 mempersilahkan para jamaah menginap di area Masjid Riyadh. Hanya saja fasilitas yang tersedia seadanya. Para penginap nantinya akan diberi alas atau tikar untuk beristirahat.

Sebagai informasi, tempat istirahat laki-laki dan perempuan dibedakan. Jika masih ada tempat, mereka bebas menginap mulai 12-16 November. Lantai 1 sampai 3 area dalam masjid bisa digunakan untuk laki-laki. Per-lantainya mampu menampung seribuan orang.

”Akan kami beri tempat, tapi seadanya. Hanya beralaskan tikar atau karpet. Selain laki-laki, nanti ada lokasi sendiri bagi tamu perempuan,” ungkap perwakilan keluarga Habib Ahmad Anis Al-Habsyi kepada Jawa Pos Radar Solo.

Sementara dua lantai atas dapur umum Masjid Riyadh siap digunakan untuk para jamaah perempuan. Daya tampugnya sekira 200-250 jamaah bisa melepas penat di lokasi tersebut. Ditambah lagi lokasi dalam rumah hingga garasi bagian pinggir. Lokasi tersebut bisa memuat 50-70 orang.

”Di haul tahun lalu alhamdulillah jamaah sudah semakin rapi dibandingkan dulu. Dulu kadang masih suka kecampur, sekarang mereka mulai menyadari,” tambahnya.

Habib Ahmad menambahkan, terkadang jamaah bisa sampai ke jalanan. Mereka berkumpul bersama rekan atau keluarganya. Kemudian duduk di pinggir atau gang-gang toko. Karenanya, para penyelenggara akan tetap menyiapkan alas. Mereka bakal melayani jamaah semampu mereka.

”Kami siapkan semampu kami, contohnya tikar alas. Untuk bantal dan senderan, mereka biasanya menggunakan tas. Tidak mungkin kalau kami menyiapkan bantal. Sebab jumlahnya ribuan,” ucapnya.

Kerabat keluarga Abdullah A.A. mengatakan, para jamaah datang tanpa adanya undangan. Mereka berbondong-bondong karena rasa cinta yang mendalam pada Habib Ali bin Muhammad Al-Habsyi. Ketika sampai di kawasan Jalan Kapten Mulyadi Pasar Kliwon, terpenting mereka bisa duduk.

”Mereka subhanallah, keiklhasannya yang hebat. Orang-orang yang datang ingin mendapatkan apa yang menjadi berkah dari orang yang didatangi untuk haul. Memang, jika berdekatan dengan orang shaleh, Insyaallah akan mendapat hal baik. Berpikirnya itu Allah dan Rasullullah,” tambahnya. (nis/adi/dam)

TEMPAT INAP JAMAAH HAUL
Editor : Damianus Bram
#Habib Ali bin Muhammad Al Habsyi #haul habib ali bin muhammad al habsyi #masjid riyadh #haul habib ali