Kepala Bidang Transportasi dan Perparkiran Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surakarta, Yulianto membenarkan adanya perubahan rute BST Koridor empat sebagai konsekuensi dari manajemen dan rekayasa lalu lintas yang diterapkan selama peresmian masjid berlangsung. BST Koridor 4 mestinya melintas dari Simpang Gilingan ke Simpang Ngemplak via Jalan Ahmad Yani.
"Yang sebelumnya lewat Jalan Ahmad Yani via Viaduk Gilingan nanti langsung diarahkan untuk memutar lewat Jalan Setia Budi dan Jalan Monginsidi sebelum melintas rute awal," kata dia, Minggu (13/11)
Perubahan ini karena dilakukan sterilisasi untuk Jalan Ahmad Yani yang ada di sekitar Masjid Sheikh Zayed selama peresmian berlangsung. Segmen jalan itu baru akan dibuka saat peresmian berlangsung.
"Penutupannya dari pagi sampai jam sembilan, maksimal ya jam 10 sudah kembali ke rute awal. Bagi pengguna BST bisa menunggu bus di Simpang Gilingan atau di Simpang Ngemplak. Kami harap warga bisa sabar karena perubahan ini hanya beberapa jam saja," terang Yulianto.
Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Surakarta, Ari Wibowo menambahkan, sesuai rencana penutupan ruas Jl Ahmad Yani dari Simpang Gilingan - Simpang Ngemplak akan dilakukan sesuai dari interuksi pihak kepolisian dan TNI. Penutupan diperkirakan dilakukan sejak pagi hingga pukul 09.00 WIB.
"Akan ada penutupan sementara, teknisnya seperti apa kami mengikuti Polisi/TNI saja. Yang jelas area sekitar masjid harus steril, makanya juga disiapkan shuttle bus untuk mengangkut tamu untuk mengangkut undangan dari terminal ke area masjid. Yang melintas hanya untuk arus lokal saja bagi penduduk sekitar, tapi lalu lintas dan parkir tetap harus steril," imbuh dia. (ves/dam) Editor : Damianus Bram