“Menurut saya perlu disambut dengan baik, dan tentu saja banyak kegiatan yang bisa dilakukan,” ujar Ganjar usai membuka Musyawarah Nasional (Munas) XIX Matakin bertema Junzi Mengutamakan Kepentingan Umum Bukan Kelompok di Novotel Hotel, Kota Solo, Jumat (25/11/2022).
Beberapa kontribusi Matakin, lanjut gubernur, mulai sektor kesehatan, pendidikan, hingga penanganan kebencanaan.
“Banyak kegiatan yang bisa dilakukan. Keagamaan di keluarga Konghucu sudah pasti. Tapi yang sosial ternyata banyak sekali ada kegiatan sekolahan, kesehatan, kebencanaan, mereka juga ikut berpartisipasi,” terang dia.
Selain mendoakan munas berjalan lancar, Ganjar berharap dari kegiatan itu menghasilkan pemikiran yang merespons persoalan di masa depan.
Ketua Umum Matakin Budi Santoso menuturkan, dalam kesempatan tersebut, Matakin Solo memberikan bantuan hibah 30 ton pupuk dan 1.250 bibit tanaman kepada Pemkot Surakarta.
“Ini adalah aksi nyata kami ummat Konghucu untuk mengurangi pemanasan global dengan penghijauan di Kota Solo,” ujarnya.
Ketua Pelaksana Munas Matakin Henry Santoso menambahkan, kegiatan tersebut diikuti sekitar 300 peserta dari 23 provinsi di Indonesia. Terjauh datang dari Natuna. Munas berlangsung mulai 25-27 November.
“Kebersamaan harus kita pertahankan, harus kita lebih giatkan lagi, sehingga tidak ada perbedaan-perbedaan,” tutur dia. (mg1/wa)
Editor : Tri Wahyu Cahyono