Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Ratusan Lampion Bertema Natal Mulai Dipajang di Jalan Jenderal Sudirman dan Pasar Gede

Damianus Bram • Jumat, 2 Desember 2022 | 04:24 WIB
MEMUKAU: Ratusan lampion indah bertemakan Natal mempercantik kawasan Jenderal Sudirman hingga Pasar Gede, Kamis (1/12) malam. (M. IHSAN/RADAR SOLO)
MEMUKAU: Ratusan lampion indah bertemakan Natal mempercantik kawasan Jenderal Sudirman hingga Pasar Gede, Kamis (1/12) malam. (M. IHSAN/RADAR SOLO)
RADARSOLO.ID – Ratusan lampion indah bertemakan Natal mempercantik kawasan Jenderal Sudirman hingga Pasar Gede, Kamis (1/12) malam. Suasana meriah akan meramaikan momen Natal dan akhir tahun  di Kota Bengawan.

Ketua Pelaksana Panitia Natal Bersama Kota Surakarta Sumartono Hadinoto mengatakan, ide untuk menghias Jalan Jenderal Sudirman, Balai Kota Surakarta, hingga Pasar Gede muncul pada awal tahun ini.

"Mas Wali dan Pak Wawali menyampaikan agar bisa dihias tidak hanya saat Imlek saja. Makanya Hari Kemerdekaan, Lebaran, dan Natal kali ini juga dimeriahkan dengan pesta lampion," ungkapnya, kemarin.

Suasana malam di Kota Solo mulai 1-31 Desember ini akan diperindah dengan lampion warna-warni bertemakan Natal. Sedikitnya ada 18 lampion berukuran besar bernuansa Natal terpajang. Mulai dari lampion berbentuk pohon Natal, kereta rusa dan Sinterklas, lampion lilin, serta ratusan lampion ukuran kecil yang dipasang di berbagai titik. Akan banyak spot foto yang akan diserbu oleh masyarakat

Tak hanya itu, sajian musik bertema Natal juga akan meramaikan suasana Natal nanti. "Tidak menutup kemungkinan akan ada PKL atau kuliner," ucapnya.

Disinggung soal potensi gesekan atau kesenjangan yang bisa muncul dengan hadirnya tema Natal di pusat kota itu, Sumartono tidak merisaukan. Hal ini lantaran Wali Kota Rakabuming Raka dan Wakil Wali Kota Surakarta Teguh Prakosa sudah memberi restu.

Lampion Natal ini dihadirkan untuk menguatkan rasa kebinekaan, dan simbol pluralisme antar warga di Kota Bengawan.  "Solo cukup sensitif dengan hal seperti ini, ada isu Kristenisasi saat pavingisasi Jensud-Pasar Gede beberapa tahun lalu. Apa tidak khawatir diserang isu SARA? Kami sudah komunikasi dengan Mas Wali, kalau ada yang protes bisa dibicarakan langsung dengan beliau. Saya apresiasi sikap beliau. Selain itu acara ini bukan hanya lampion saja. Nanti juga ada aksi donor darah, ada giat tanam pohon, dan Natalan Bersama Kota Surakarta," terang dia.

Sementara itu, Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka memastikan keamanan dan kelancaran acara lampion Natal tersebut. Dia menegaskan bahwa kawasan Jensud, Balai Kota, hingga Pasar Gede merupakan ruang publik. Jelas boleh dipakai untuk semua kegiatan dan oleh semua kelompok masyarakat tanpa terkecuali.

"Sopo sing protes? Ini public space untuk semua, silahkan kalau mau pake, bukan hanya untuk event keagamaan saja, tapi juga untuk semua," tegas Gibran. (ves/nik/dam) Editor : Damianus Bram
#Lampion Natal #Lampion Natal di Solo #Perayaan Natal di Solo #perayaan natal #Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka #sumartono hadinoto