Tanpa persiapan matang, mereka hanya ingin ikut menyambut rombongan kirab. Sekaligus menghibur masyarakat di sekitar lokasi.
"Ada lima egrang. Dua merah plus tiga hitam. Konsepnya itu wayang," ungkap perwakilan relawan Alap-Alap Jokowi Arya Bagaswara, 37.
Pemilihan konsep wayang sendiri karena Kota Bengawan sangat lekat dengan kesenian asal Jawa tersebut.
"Pada intinya kami ikut berbahagia atas pernikahan Mas Kaesang dan Mbak Erina. Kami hanya bisa mendoakan," imbuhnya. (nis/dam)