Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner

Disebut Mantan Preman, Rudy: Nyat Ho'o

Damianus Bram • Kamis, 12 Januari 2023 - 14:00 WIB
LOYAL DAN MILITAN: ketua DPB PDIP Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo (kanan) saat memberikan instruksi ke anggotanya. (GHANDHEND FOR RADAR SOLO)
LOYAL DAN MILITAN: ketua DPB PDIP Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo (kanan) saat memberikan instruksi ke anggotanya. (GHANDHEND FOR RADAR SOLO)
RADARSOLO.ID – Sosok mantan preman disematkan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri kepada Ketua DPC PDIP Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo. Lontaran ini diucapkan Megawati saat hendak menyapa rombongan Solo kala memberi sambutan di acara HUT PDIP ke 50, Selasa (10/1/2023) kemarin.

Ditemui di rumah pribadinya di Pucangsawit Rabu (11/1/2023), pria yang akrab dipanggil Rudy membenarkan julukan tersebut. Dia tak mempermasalahkan, karena itu fakta. Dia mengakui kala masih muda, dia kerap terlibat perkelahian, minuman keras, bahkan judi. "Kui kabeh bien aku," kelakar Rudy.

Namun, Rudy menambahkan sejak 1993, dia bertobat atau tidak lagi menggeluti kehidupan kelam tersebut. Sejak itu laki-laki berkumis tebal tersebut mengaku tidak lagi mabuk-mabukan, berjudi, maupun berkelahi.

Rudy pun mengingatkan kepada siapa pun untuk tidak mengajak atau mencoba menjadi seperti dirinya yang dulu. "Saya sejak 1993 ke sini sudah tobat. Kalau diajak lagi masih berani. Jadi jangan diganggu, ngono wae," ujarnya.

Walau pernah menjadi preman di Solo, Rudy menyatakan tak pernah merugikan orang lain. Baik itu mencuri, merampok, atau merampas hak orang lain. Perkelahian yang dilakukan menurutnya juga merupakan bentuk perlawanan atas penindasan yang terjadi. Sebab dia tidak bisa melihat sebuah penindasan yang merugikan masyarakat Solo. "Setiap kali saya melihat hal yang benar tapi ditindas, saya berontak. Pasti itu saya lakukan. Saya juga tidak pernah merugikan orang lain," tegasnya

Rudy mengungkapkan fase dalam hidupnya itu terjadi di era Orde Baru. Saat itu belum ada PDIP, yang ada masih PDI.

Rudy bercerita, Megawati sering menjulukinya mantan preman yang mempunyai militansi. "Kalau militan itu pasti, kalau ada partai diserang dalam keadaan bahaya, maju terus pantang mundur. Nah itu yang dimau oleh Ibu (Megawati) itu. Dan kalau militan itu tidak pernah berpikir masalah materi, tapi bagaimana berjuang meraih sebuah kekuasaan sesuai dengan pesan Bung Karno dan ketua umum (PDIP)," jelasnya. (atn/nik/dam) Editor : Damianus Bram
#mantan preman #Ketua DPC PDIP Kota Surakarta #FX Hadi Rudyatmo #Ketua Umum PDIP #megawati soekarno putri