Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Efek Revitalisasi Kawasan Balekambang, 80an Pedagang Pasar Burung Depok Kena Relokasi

Damianus Bram • Senin, 23 Januari 2023 | 14:30 WIB
SIAP DITATA: Para pembeli tengah melihat berbagai burung yang dijual di Pasar Burung dan Ikan Hias Depok. (DOK. DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)
SIAP DITATA: Para pembeli tengah melihat berbagai burung yang dijual di Pasar Burung dan Ikan Hias Depok. (DOK. DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)
RADARSOLO.ID – Proyek revitalisasi kawasan wisata Taman Balekambangan akan melebar hingga mengenai kawasan shalter pedagang Pasar Burung dan Ikan Hias Depok. Hal ini menjadi perhatian pihak legislator.

Ketua komisi II DPRD Kota Surakarta Honda Hendarto kaget dengan wacana tersebut. Sebab sebelumnya tidak pernah ada pembahasan terkait hal itu dalam beberapa rapat sebelumnya, khususnya saat bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

"Kenapa tidak sejak awal disampaikan ada rencana penggunaan lahan Pasar Depok untuk Taman Balekambang, biar ada langkah penyikapan. Padahal kondisi ini kan menyangkut nasib para pedagang," keluh Honda.

Politikus PDIP itu meminta agar tidak ada satu pun rakyat, khususnya pedagang yang menjadi korban. "Yang harus dipastikan, jangan ada satu pun rakyat yang tertinggal, atau menjadi korban dari proses yang berjalan itu," pintanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Surakarta Heru Sunardi tak menampik dengan wacana tersebut. Namun pihaknya sudah punya solusi. Dimana akan merelokasi 80 an pedagang burung yang saat ini masih berjualan di sana. Mereka akan ditempatkan di jalur masuk belakang pasar, yang notabene hanya bersebelahan dengan area selter pedagang burung di Pasar Burung dan Ikan Hias Depok.

"Hanya digeser. Itu lokasinya dekat banget. Jadi nanti yang kami tampung adalah pedagang di selter yang aktif berjualan. Yang aktif pasti tertampung, termasuk pedagang di sisi timur. Tapi tidak teratur, nanti ditata biar rapi," papar Heru.

Untuk pedagang pasar tumpah yang biasa menggelar dagangan di sebelah selter pedagang burung pada akhir pekan, menurut Heru tak masuk dalam rencana relokasi atau penempatan di lokasi baru.

Dia juga belum tahu bagaimana skenario penanganan para pedagang pasar tumpah saat nanti harus pindah. "Kami belum bisa memikirkan. Nanti biar menyampaikan usulan ke pihak balekambang atau Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Surakarta," tambah Heru.

Menurutnya, sudah ada detail gambar rencana pengembangan Taman Balekambang hingga area selter pedagang burung. Namun dia belum melihat secara langsung. Setelah ada gambaran, dinas akan mengumpulkan para pedagang burung di selter Pasar Depok untuk sosialisasi rencana pemindahan mereka. "Setelah rapat finalisasi, kami akan kumpulkan para pedagang untuk sosialisasi detail relokasi," pungkasnya. (atn/nik/dam) Editor : Damianus Bram
#Relokasi Pedagang Pasar Burung #Revitalisasi Kawasan Balekambang #Pasar Burung Depok #Komisi II DPRD Kota Surakarta