Member Imam Besar Masjid Raya Sheikh Zayed Solo Muh Zainal Anwar mengatakan, iktikaf bagi jamaah putri belum dibuka karena aspek teknis. Pasalnya di malam hari, tidak ada petugas khusus perempuan.
”Tapi ini sedang kami koordinasikan agar semua jamaah putra atau putri bisa terlayani dengan baik,” katanya kepada Jawa Pos Radar Solo, Rabu (12/4/2023).
Seperti diketahui, Masjid Zayed memperbolehkan masyarakat iktikaf sejak Selasa (11/4/2023) lalu. Iktikaf sendiri merupakan berdiam diri di masjid untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dengan beribadah, berzikir, bertasbih, dan kegiatan terpuji lainnya. Serta menghindari perbuatan tercela.
Soal kapan dibukanya untuk jamaah putri, Zainal mengaku belum bisa memastikan. Tapi yang jelas secepatnya. Pihak masjid kini masih simulasi dengan para petugas di lapangan.
”Intinya, untuk sementara jamaah putra dulu sampai ada pemberitahuan berikutnya,” tambahnya.
Sementara itu, di akun resmi Masjid Zayed (@mrszs_solo), terdapat beberapa keluhan yang dirasakan oleh jamaah. Untuk itu, Zainal meminta masyarakat maklum sebab ini baru pertama kali.
”Mohon maklum untuk jamaah karena ini baru pertama kali juga, sehingga para pengurus masih melakukan berbagai penyesuaian mencari pola pelayanan terbaik untuk para jamaah,” tambahnya. (nis/adi/dam)
TATA CARA IKTIKAF DI MASJID RAYA SHEIKH ZAYED SOLO
- Kegiatan iktikaf bisa dimulai setelah kegiatan salat Tarawih sampai pukul 02.00. Lalu masjid dibuka mulai jam 03.30 hingga jam 08.00
- Selama waktu iktikaf, dilarang tidur di dalam lingkungan masjid.
- Para jamaah dipersilahkan iktikaf (salat, baca Alquran, dan sebagainya) secara individu atau tidak membuat kajian malam atau mabit berjamaah.
- Masjid tidak menyediakan hidangan untuk Sahur.
- Sementara dibuka untuk jamaah putra. Untuk jamaah putri belum dibuka.