Wakil Wali Kota Surakarta Teguh Prakosa mengatakan, rumah singgah Yayasan Lentera itu jadi salah satu objek bangunan terdampak penataan kawasan TMP Kusuma Bhakti yang akan dikerjakan tahun ini. Meski demikian, pemkot memastikan fasilitas penunjang di lokasi baru nanti dipastikan sama dengan yang ada saat ini.
“Penataan TPM ini kan perbaikan kawasan beserta drainase dan jalan di kawasan itu. Nanti juga akan ada pembangunan taman parkir di sana. Nah, salah satu yang juga terdampak ya rumah untuk anak-anak HIV/AIDS itu,” kata dia, Minggu (14/5/2023).
Teguh memastikan pemkot akan mencarikan lahan pengganti yang lebih representatif agar bisa dijadikan tempat tinggal bagi anak-anak ini. Serta membangun fasilitas baru yang lebih baik untuk digunakan sebagai rumah tinggal yang dikelola Yayasan Lentera tersebut.
“Lokasi ini kan sebetulnya kurang representatif untuk mereka. Nanti dibuatkan yang lebih baik. Ini masih kami carikan tempatnya. Termasuk dibuatkan rumah untuk mereka tinggal,” beber Teguh.
Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Kota Surakarta Agus Santoso membenarkan informasi tersebut. Penataan kawasan TMP Kusuma Bhakti itu akan berdampak pada Rumah Singgah Yayasan Lentera di dalam kawasan tersebut. Pemkot telah mengirimkan pemberitahuan terkait penataan itu kepada Kementerian Sosial dan meminta arahan soal pemindahan ke lokasi baru.
“Selama ini kan Yayasan Lentera memakai tanah milik pemkot sejak 2017 lalu. Waktu itu perjanjian pinjam pakainya kan dengan Kemensos untuk penggunaan area yang dimanfaatkan oleh yayasan itu,” terang dia.
Meski demikian, pemkot belum bisa memastikan ke mana Rumah Singgah Yayasan Lentera itu akan dipindahkan.
“Untuk penetapan lokasinya kami tunggu arahan kemensos. Jadi meski nanti memakai aset pemkot tapi tetap harus menunggu penunjukkan dari Kemensos karena wewenang pengelolaan terhadap fasilitas ini merupakan wewenang pemerintah pusat,” beber Agus.
Sebagai informasi, penataan kawasan TMP Kusuma Bhakti pendanaannya diambil dari dana hibah Uni Emirat Arab Rp 15 miliar. Dalam penataan itu ada sejumlah paket pekerjaan seperti perbaikan infrastruktur TMP hingga pembuatan lahan parkir umum seluas 2.400 meter persegi. (ves/bun/dam) Editor : Damianus Bram