Kapolresta Solo Kombes Pol Iwan Saktiadi menuturkan, dari hasil otopsi sementara, terdapat beberapa ciri yang dikantongi. Dia memastikan, potongan tubuh yang ditemukan di sejumlah lokasi itu merupakan satu rangkaian tubuh.
"Beberapa informasi yang kita dapat dari hasil otopsi, jenazah berjenis kelamin pria, perkiraan umur kurang lebih 40 tahun. Kemudian ada tanda berupa tato naga di punggung bagian kanan dan lengan kanan. Diduga itu satu kesatuan tato yang sama. Kemudian semasa hidup jenazah merupakan perokok," urai Iwan.
Diungkapkan Iwan, jasad dengan tubuh terpisah-pisah tersebut meninggal antara Kamis (18/5) atau Jumat (19/5). Pihak kepolisian masih akan melakukan pemeriksaan lanjutan.
"Hal ini untuk mengungkap apakah orang ini meninggal dulu baru ternggelam, atau tenggelam dulu baru meninggal. kemudian apakah karena kecelakaan atau tindak kejahatan," ungkap Iwan.
Lebih lanjut, dia mengatakan, polisi juga akan melakukan rangkaian pemeriksaan baik sidik jari maupun dental dari korban.
"Setelah mendapat identitas dari korban, tentu memudahkan dalam proses penyelidikan selanjutnya," papar Iwan.
"Sehingga kita harap, apabila masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya dalam beberapa waktu terakhir dengan ciri-ciri tersebut agar bisa mendatangi pihak yang berwajib. Kita terus koodinasi dengan Polres Sukoharjo. Sementara baik dari Sukoharjo maupun kita belum ada laporan orang hilang," pungkas kapolresta. (atn/ria) Editor : Syahaamah Fikria