Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Solo Jadi Satu-satunya Kota yang Masih Gratiskan Layanan BST-Feeder Bagi Disabilitas

Damianus Bram • Selasa, 30 Mei 2023 | 14:10 WIB
Batik Solo Trans menjadi salah satu moda transportasi yang diminati masyarakat Kota Solo.
Batik Solo Trans menjadi salah satu moda transportasi yang diminati masyarakat Kota Solo.
RADARSOLO.COM - Kota Surakarta bakal menjadi satu-satunya kota yang masih menggratiskan penumpang disabilitas dikala seluruh kota yang menerapkan program Buy The Service telah memberlakukan sistem berbayar bagi pelajar-mahasiswa, lansia, dan penyandang disabilitas per 1 Juli 2023 mendatang.

Kebijakan yang sedikit berbeda itu diharapkan mampu membuat masyarakat menggunakan transportasi publik sebagai pilihan pertama untuk berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya.

Ketentuan berbayar Rp 2.000/penumpang per 1 Juni diberlakukan bagi pelajar-mahasiswa S1 dan lansia dan layanan gratis bagi penyandang disabilitas telah disosialiasikan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surakarta di kantor setempat Jumat (26/5/2023) lalu dengan mengundang sejumlah anak sekolah mahasiswa dan lansia.

Bagi pelajar-mahasiswa dan lansia wajib melakukan regristrasi dengan e-money yang dimiliki untuk mengakses tarif khusus Rp 2.000 tersebut.

Disinggung soal kebijakan tersebut, Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka membenarkan bahwa BST-Feeder mulai berbayar bagi pelajar-mahasiswa S1 dan lansia per 1 Juni mendatang.

"Mohon maaf sebelumnya, tapi kan kita udah lama sekali gratis. Sudah saatnya untuk bayar, kebutuhan subsidi besar," terang Gibran di Balai Kota Surakarta, Senin (29/5/2023).

Disinggung soal ketentuan masih menggratiskan penyandang disabilitas sementara di sejumlah kota lain seperti Surabaya, Bandung, Banyumas, Makasar, dan Banjarmasin sudah mulai berbayar per 1 Juli nanti, Gibran memastikan telah berkomunikasi dengan pihak-pihak terkait untuk itu. Dengan demikian, Solo jadi satu-satunya kota yang masih menggratiskan penyandang disabilitas dalam mengakses layanan Buy The Service itu.

"Mengapa difabel bisa tetap gratis sementara di kota lain sudah berbayar? Pokoke gitulah. Sebetulnya kita pengen bantu sebanyak-banyaknya warga tapi anggarannya nggak bisa," beber Wali Kota.

Kendati mulai berbayar per 1 Juli mendatang, Pemkot Surakarta mendorong masyarakat untuk makin memanfaatkan layanan transportasi publik yang terintergasi itu mengingat adanya sejumlah manfaat dalam penggunaannya. Seperti saat berpindah koridor maupun armada cukup sekali bayar dalam durasi dua jam pertama hingga mengurangi potensi kemacetan dan kecelakaan lalu lintas. "Walau sudah berbanyar kami tetap mendorong warga tetap naik angkutan umum ya," hemat Gibran.

Terpisah, Kasubdit Angkutan Perkotaan Direktorat Angkutan Jalan Kementerian Perhubungan Tonny Agus Setiono mengatakan kajian ketermanfaatan program Buy The Service secara nasional menunjukkan adanya perpindahan moda transportasi dari kendaraan roda dua ke penggunaan transportasi publik (BST-Feeder). Secara nasional angkanya mencapai 62 persen pada tahun 2022 lalu.

"Tahun 2022 lalu kami melakukan survey hasilnya ada 62 persen pengguna sepeda motor pindah ke Buy The Service, ini angka secara nasional. Alasannya karena lebih murah, lebih-lebih setelah harga BBM naik beberapa waktu lalu. Dengan konsep terontegrasi dan tidak perlu bayar lagi saat berpindah armada/koridor harapannya bisa lebih tinggi lagi," kata dia.

Berdasarkan Data Dinas Perhubungan Kota Surakarta, jumlah penumpang BST dalam sehari mencapai 17.000 penumpang/hari. Sementara Angkutan Feeder mencapai 5.000 penumpang/haru. Dengan adanya tarif khusus ini diharapkan ketermanfaatan transportasi publik bisa lebih baik kedepannya.

"Kalau angka nasional tadi di 62 persen, untuk data pengguna sepeda motor ke Buy The Service di Solo ada 77 persen. Jumlahnya cukup baik, bahkan bisa dibilang yang paling baik dari kota-kota lainnya," tutup Tonny. (ves/dam) Editor : Damianus Bram
#BST #buy the service #BST Berbayar #Disabilitas Gratis #Feeder BST Berbayar #BST-Feeder