Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna mengatakan, tahun ini BSI ditunjuk oleh Kementerian Agama untuk menjadi salah satu bank mitra penyalur living cost jemaah haji. Kementerian Agama sudah menetapkan setiap jemaah mendapatkan living cost senilai 750 Saudi Arabia Riyal (SAR) atau setara Rp 3.030.000. Sesuai keputusan DPR RI bahwa tahun ini living cost jemaah haji diberikan dalam bentuk rupiah.
“Alhamdulillah di musim haji 1444H ini, BSI mendapatkan kepercayaan dari Kementerian Agama untuk menyalurkan living cost bagi jemaah haji. Ini merupakan kepercayaan dan tanggung jawab besar bagi BSI untuk memastikan salah satu kebutuhan jemaah haji di Tanah Suci terpenuhi dengan baik,” beber Anton.
Total ada 14 embarkasi haji yang bekerja sama dengan BSI untuk penyaluran living cost jemaah haji. Anton berharap BSI dapat memberikan alternatif pilihan kepada nasabah untuk penukaran mata uang Riyal secara tunai dan pengaktifan kartu BSI Debit Haji untuk kemudahan penarikan uang Riyal di Arab Saudi.
“Insya Allah para jemaah haji merasa BSI selalu bersama-sama dari proses perencanaan, pendaftaran, pelunasan, hingga keberangkatan haji,” ujarnya.
Haji menjadi salah satu fokus BSI dalam mengembangkan ekosistem Islam. Ibadah haji ini menjadi ciri khas dan amanah bagi bank syariah untuk memberikan layanan prima bagi seluruh jamaah.
BSI telah menyiapkan serangkaian layanan dan program yang nantinya dapat dimanfaatkan jamaah haji Indonesia, salah satu program tersebut adalah BSI Debit Haji.
BSI Debit Haji memberikan beberapa keuntungan bagi para jemaah haji mulai 1 Juni hingga 31 Juli 2023, antara lain cashback transaksi Rp 500 ribu dengan akumulasi belanja Rp 7,5 juta per bulan. Gratis biaya tarik tunai di ATM berlogo Visa di Arab Saudi satu kali per bulan. Nilai tukar kurs kompetitif untuk transaksi belanja, dan program promo di merchant rekanan BSI di Indonesia.
Diketahui, penyelenggaraan ibadah haji tahun ini terdapat 537 kloter yang terdiri dari 201.063 jemaah haji, 685 pembimbing ibadah, dan 1.572 petugas haji daerah.
Pemberangkatan penerbangan haji gelombang I ke Madinah berangkat pada 24 Mei sampai 7 Juni, dan gelombang II ke Jeddah berangkat pada 8-21 Juni 2023.
Sementara itu, untuk kepulangan gelombang I dari Jeddah pada 4-18 Juli 2023 dan gelombang II dari Madinah pada 19 Juli-2 Agustus 2023. (*/wa) Editor : Tri Wahyu Cahyono