Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Pembangunan Pasar Mebel di Lahan eks Bong Mojo Dikebut Enam Bulan

Damianus Bram • Jumat, 9 Juni 2023 | 14:30 WIB
DIRATAKAN: Lokasi proyek untuk pembangunan Pasar Mebel, Kamis (8/6/2023). (M. IHSAN/RADAR SOLO)
DIRATAKAN: Lokasi proyek untuk pembangunan Pasar Mebel, Kamis (8/6/2023). (M. IHSAN/RADAR SOLO)
RADARSOLO.COM – Pemkot Surakarta memulai pembangunan Pasar Mebel di lahan seluas 6.000 meter persegi di lokasi eks Bong Mojo, Jebres, Kamis (8/6/2023). Pembangunan pasar baru itu ditarget rampung selama 6 bulan pengerjaan.

Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Surakarta Heru Sunardi mengungkapkan, secara bertahap konstruksi akan mulai dilakukan. Mengingat persiapan lahan sudah dilakukan sejak akhir Mei lalu.

"Hari ini kami mengawali pembangunan Pasar Mebel di tahun ini. Pasar baru ini dibangun dengan anggaran dari bantuan keuangan Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp 17,5 miliar," terangnya usai kegiatan simbolis dimulainya pembangunan Pasar Mebel kemarin.

Sesuai kontrak kerja dengan pihak kontraktor, pembangunan Pasar Mebel dimulai sejak 29 Mei, dan  ditarget selesai pada 24 November mendatang. Pasar ini akan dilengkapi dengan 16 kios, 67 los, 11 pedagang pelataran (oprokan), dan 4 kantin.

Photo
Photo
TERTATA: Gambaran desain Pasar Mebel Mojo. (DOK. DINAS PERDAGANGAN KOTA SURAKARTA)

"Bangunan pasar terbuka model hanggar, nanti ada penambahan fasad di bagian muka pasar agar terlihat unik. Fasilitasnya nanti dilengkapi area untuk produksi, jadi kios, los, atau pelataran hanya untuk display barang saja. Kontrak kerjanya selama 180 kalender pengerjaan, dikebut selama 6 bulan kedepan," papar Heru.

Pembangunan infrastruktur pasar di kawasan Bong Mojo, Jebres itu menjawab keraguan banyak pihak pasca pemindahan puluhan pedagang setempat dari Pasar Mebel Gilingan dulu (kini lahan digunakan untuk pembuatan IKM Mebel Gilingan).

Pihaknya memastikan seluruh pedagang pasar yang lama dipastikan masuk ke pasar baru, sehingga tak perlu khawatir jika tak kebagian tempat.

"Setelah pembangunannya selesai bisa langsung ditempati. Harapannya bisa meningkatkan omzet pedagang setempat," tuturnya.

Sekadar informasi, pembangunan pasar ini dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah atas relokasi yang dilakukan terhadap puluhan pedagang Pasar Mebel Gilingan pasca kebakaran di Lebaran tahun lalu.

Pasca kebakaran pedagang dipindah ke pasar darurat di kawasan Pasar Legi, sementara lokasi lama dimanfaatkan untuk pembangunan sentra IKM mebel yang didanai oleh pusat. Menimbang kemungkinan tidak semua pedagang bisa masuk ke sentra IKM yang baru, Pemkot Surakarta akhirnya mencarikan solusi dengan pembangunan pasar baru di kawasan tersebut. (ves/nik/dam) Editor : Damianus Bram
#Bong Mojo #Pasar Mebel #Pembangunan Pasar Mebel #Lahan eks Bong Mojo #Disdag Kota Surakarta