Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Masjid Raya Sheikh Zayed Bakal Terintegrasi dengan Terminal Tirtonadi dan Stasiun Solo Balapan

Damianus Bram • Kamis, 6 Juli 2023 | 17:20 WIB
MEMBLUDAK: Jamaah tengah menunaikan salat idul Adha di Masjid Raya Sheikh Zayed Solo (29/6/2023). (M. IHSAN/RADAR SOLO)
MEMBLUDAK: Jamaah tengah menunaikan salat idul Adha di Masjid Raya Sheikh Zayed Solo (29/6/2023). (M. IHSAN/RADAR SOLO)
RADARSOLO.COM - Kunjungan yang terus bertambah di Masjid Raya Sheikh Zayed Solo membuat Pemerintah Kota Surakarta terus melakukan pengoptimalan dari berbagai sektor. Yang terbaru, masjid hibah dari Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) itu bakal diintegrasikan dengan Terminal Tirtonadi dan Stasiun Solo Balapan.

Ditemui di Balai Kota Surakarta, Rabu (6/7/2023) siang, Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka membeberkan rencananya untuk memaksimalkan keberadaan Masjid Raya Sheikh Zayed sebagai daya tarik wisata baru yang ada di Kota Bengawan.

"Nantinya Masjid Raya Sheikh Zayed akan diintergrasikan dengan Terminal Tirtonadi dan Stasiun Solo Balapan. Semua kan harus terintegrasi kedepannya. Apalagi KRL ramai banget, terus ada KA Banyubiru, jadi nanti Masjid Zayed, Terminal Tirtonadi, dan Stasiun Solo Balapan bisa terintegrasi," kata dia kemarin.

Konsep integrasi itu melanjutkan Terminal dan Stasiun yang sudah terintegrasi dengan adanya Sky Bridge (Jembatan Layang untuk pejalan kaki). Meski demikian, mengintegrasikan terminal dengan masjid atau stasiun dengan masjid akan dilakukan dengan penataan koridor untuk pejalan kaki.

"Kita bicaranya yang bawah dulu, koridor untuk pejalan kaki. Soale mesjid nya ramai banget sekarang. Pokoke kita pengen semuanya bisa dilalui ya," terang Gibran.

Pemkot Surakarta tengah menjalin komunikasi untuk pembangunan koridor baik dengan pihak terminal maupun dengan pihak stasiun. Sebagai awalan pihaknya akan melakukan penataan koridor di segmen Jl Ahmad Yani (sisi utara Masjid Zayed) menggunakan dana hibah dari UEA.

"Bertahap. Tahun ini yang Jl Ahmad Yani dulu (depan Masjid Zayed, Red). Tahun depan yang dari Stasiun ke Masjid, Stasiun ke Mangkunegran, dan lainnya. Anggarannya dari APBD," papar Wali Kota.

Sekadar informasi, jumlah kunjungan di Masjid Raya Sheikh Zayed mengalami peningkatan dari waktu ke waktu. Pada awal-awal pembukaan jumlah kunjungan tembus mulai ribuan hingga belasan ribu jamaah dalam sehari. Hal itu mengalami peningkatan pada momen Idul Fitri dan Idul Adha belum lama ini dengan rata-rata kunjungan mencapai 25-30 ribu dalam sehari.

"Jumat (30/6/2023) ada 21.556 pengunjung. Sabtu (1/7) ada 28.253 pengunjung. Puncak libur Idul Adha di hari Minggu (2/7/2023), pengunjung tembus 3.700 orang," terang Staf Operasional Masjid Raya Sheikh Zayed, Farid Hidayat.

Jumlah kunjungan Masjid Raya Sheikh Zayed itu sayangnya belum di dukung pengelolaan parkir yang cukup baik mengingat saat ini area parkir masih menggunakan sejumlah ruas jalan di kawasan sekitar masjid, itu pun masih belum bisa menampung banyaknya kendaraan yang digunakan para jamaah yang mampir ke masjid tersebut. Oleh sebab itu, pengelola Masjid Raya Sheikh Zayed bakal menerapkan valet parkir saat lahan parkir yang diharapkan bisa direalisasikan pada beberapa waktu kedepan.

"Kedepan akan dilengkapi valet parkir agar lebih baik pengelolaan parkirnya. Ini penting karena jumlah pengunjungnya makin banyak dari waktu ke waktu," terang Wakil Direktur Operasional Masjid Zayed, Bagus Sigit belum lama ini. (ves/dam) Editor : Damianus Bram
#Stasiun Solo Balapan #Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka #Masjid Raya Sheikh Zayed #terminal tirtonadi