RADARSOLO.COM – Kapasitas parkir tepi jalan atau on street di Masjid Raya Sheikh Zayed Solo berkurang. Ini efek pengaktifan kembali akses lalu lintas di Jalan Ahmad Yani segmen Simpang Gilingan-Simpang Ngemplak mulai 8 Juli lalu.
Untuk kebutuhan parkir, pengunjung Masjid Zayed diminta untuk memanfaatkan kantong parkir yang telah disediakan, seperti di Terminal Tirtonadi, Pedaringan, dan sebagainya.
“Kapasitas ruang parkir Terminal Tirtonadi mampu menampung 100 bus secara dinamis, atau menampung 50 bus bersifat statis (berhenti di tempat dalam waktu lama, Red). Sementara untuk daya tampung lahan parkir di Pedaringan diperkirakan juga cukup besar menampung bus-bus yang berkunjung ke Masjid Zayed,” terang Kepala Dinas Perhubungan Kota Surakarta Taufiq Muhammad.
Sekadar informasi, Masjid Raya Sheikh Zayed sejatinya masih memiliki sejumlah tahap pembangunan yang akan dilakukan pada beberapa waktu kedepan. Mulai dari pembangunan cultural center, termasuk lahan yang nantinya akan difungsikan sebagai ruang parkir pengunjung.
Kedepan pengelola Masjid Zayed berencana akan menerapkan pengelolaan parkir yang lebih baik. Ini penting dilakukan menimbang jumlah kunjungan normal di masjid ini berkisar antara 15-20 ribu jamaah per seharinya.
“Di utara masjid sudah tidak bisa dipakai untuk parkir, kami sudah koordinasi dengan pemkot untuk peraturannya. Kami harap jamaah bisa megikuti aturan yang berlaku,” ucap Direktur Opersional Masjid Raya Sheikh Zayed Munajat beberapa waktu lalu. (ves/nik/dam)
Editor : Damianus Bram