RADARSOLO.COM – Rekayasa lalu lintas bakal diterapkan di Jembatan Jurug C pada Jumat (14/7) malam hingga Sabtu (15/7) pagi. Jalur ini akan ditutup sementara untuk menunjang proses konstruksi pembangunan Jembatan Jurug B yang saat ini sedang berjalan.
Lalu lintas di Jembatan Jurug C bakal menerapkan sistem buka-tutup setiap 30 menit sekali. Para pengguna jalan bisa memilih rute alternatif lainnya agar tidak terjebak kemacetan.
Kasi Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Solo Mudo Prayitno mengatakan, penutupan Jembatan Jurug C akan mulai diterapkan Jumat (14/7) pukul 22.00 sampai Sabtu (15/7) pukul 05.00. Ini dilakukan untuk menunjang pekerjaan kontruksi yang akan dilaksanakan dalam pembangunan Jembatan Jurug B.
“Kontraktor akan mulai memasang girder untuk Jembatan Jurug B. Nah, Jembatan Jurug C akan dibuka-tutup karena digunakan untuk alat berat,” terang dia, Rabu (12/7).
Saat rekayasa lalu lintas diterapkan di Jembatan Jurug C, Dishub Solo akan melakukan mekanisme buka-tutup arus lalu lintas secara berkala. Tidak sampai tutup total. Dishub akan membuka akses lalu lintas setiap 20-30 menit sekali. Secara berkala Jembatan Jurug C akan dibuka untuk memberi kesempatan bagi antrean kendaraan agar bisa melintas. Meski demikian, pengguna jalan tetap harus hati-hati, mengingat adanya sejumlah alat berat dan pekerjaan kontruksi yang dilakukan dari atas Jembatan Jurug C tersebut.
“Kalau kendaraan yang mau menunggu nanti secara berkala akan diberi kesempatan untuk melintas. Tapi kalau yang buru-buru bisa mencari jalur alternatif lain,” terang Mudo.
Dishub Solo telah memasang sejumlah papan dan spanduk informasi terkait penutupan Jembatan Jurug C. Hanya kendaraan yang diprioritaskan seperti ambulans, kendaraan pemadam, dan sejenisnya yang diberi akses melintas sewaktu-waktu.
Construction Manager (CM) PT Baja Titian Utama Area Jawa Tengah M. Fathoni Jalaluddin membenarkan penutupan sementara Jembatan Jurug C. Sebab, akan dilakukan pemasangan steel box girder atau bentang Jembatan Jurug B. Prosesnya diperkirakan rampung dalam dua hari pengerjaan pada Jumat-Sabtu.
“Butuh penutupan jalan karena posisi crane di bawah, kemudian girder diangkut dari atas Jembatan Jurug C. Makanya perlu penutupan itu. Kami juga sudah pasang banner informasi terkait penutupan itu,” jelas dia.
Hingga saat ini, konstruksi Jembatan Jurug B telah menyelesaikan keseluruhan proses pembangunan bangunan bawah. Mulai dari fondasi dan sebagainya. Saat ini, konstruksi menyentuh pekerjaan bangunan atas atau lantai jembatan. Seiring selesainya pemasangan bentang jembatan dari arah Solo atau sisi barat jembatan. Sebab itu, pada 14-15 Juli proses pemasangan bentang jembatan sisi timur segera dilakukan.
“Setelah selesai nanti giliran cor lantai, tunggu umur baru diaspal. Sampai saat ini sudah 75 persen, bisa rampung lebih awal dari target penyelesaian di Oktober. Jadi 17 Agustus nanti selesai dan bisa dilewati kendaraan, prosesnya kami percepat karena banyak proyek jalan di Solo,” tandas Fathoni. (ves/bun/ria)
Editor : Syahaamah Fikria