RADARSOLO.COM – Seorang warga mengaku telah menjadi korban pembegalan di utara Keraton Kasunanan Surakarta. Bukannya melapor ke polisi, dugaan kejahatan itu diadukan ke website unit layanan aduan Surakarta (Ulas) milik Pemkot Surakarta, Rabu (19/7/2023).
Aduan tersebut diunggah oleh Doni Prayogo. Pada Ulas, Doni dan sang anak menyatakan telah dibegal. Dompet berisi ATM dan kartu-kartu penting dirampas.
Tidak hanya itu, sang anak mengalami luka di bagian telinga akibat sabetan senjata tajam.
"Halo Pak Wali, saya ada keluhan di Utara Keraton Surakarta ini kemarin ada begal, anak saya jadi korban bagian kuping kena sabetan sajam. Tas saya pun dirampas dengan isi kartu ATM dan kartu penting. Tolong Pak Gibran, gimana sudah marak sekali apa lagi di Utara Keraton rawan begal pak," tulis Doni di Ulas.
Sementera itu, Kapolsek Pasar Kliwon AKP Marwanto mengatakan, hingga Kamis (20/7/2023), tak ada masyarakat yang melapor menjadi korban begal di wilayah hukumnya.
"Tapi akan kami tindaklanjuti. Akan kami cari informasi di lapangan. Apakah benar kejadian tersebut atau tidak," ungkapnya.
Menurut Marwanto, mengatakan kawasan Keraton Kasunanan sejak Selasa dalam kondisi ramai persiapan kirab kebo bule. Anggota Polsek Pasar Kliwon juga rutin melakukan patroli.
Kapolsek mengimbau, apabila benar menjadi korban kejahatan, segera melapor ke polisi untuk dilakukan penegakan hukum.
"Bisa ke sini (polsek), bisa juga ke Satreskrim. Laporan ini penting ya, karena menjadi langkah awal melakukan penyelidikan," tegas Marwanto. (atn/wa)
Editor : Damianus Bram