RADARSOLO.COM - Pengurus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kembali menemui Wali Kota Solo sekaligus kader PDI Perjuangan Gibran Rakabuming Raka untuk kesekian kalinya. Meski mengaku hanya ngobrol santai, aroma tarik ulur politik kian gamblang dipamerkan ke muka publik, khususnya dalam menggaet keluarga Presiden Joko Widodo dalam Pemilu 2024 mendatang.
Pepet terus, begitulah diksi yang pas untuk menggambarkan kegetolan PSI untuk menggaet Gibran Rakabuming Raka agar maju ke kasta pemerintahan lebih tinggi dalam bursa pilgub mendatang. PSI mengakui bahwa sempat ngobrol santai perihal bursa Pilgub DKI Jakarta.
"Obrolan soal politik juga ada, tapi santai santai saja. Sekelibat aja (terkait dukungan maju Pilgub DKI), nggak serius-serius banget. Yang penting, kami selalu mendukung kalau ada anak muda, apalagi yang punya rekam jejak bagus. Termasuk Mas Wali yang umurnya masih muda tapi bisa berhasil membuktikan memimpin Solo baik sekali. Itu salah satu yang kami dengan senang hati untuk mensuport," terang Wakil Ketua Dewan Pembina PSI Grace Natalie usai mengikuti pertemuan di ruang wali kota, Jumat (21/7).
Grace mengungkapkan, masuknya anak muda dalam pemerintahan menjadi modal besar untuk kemajuan bangsa. Selain itu, bisa menginspirasi anak muda untuk makin mewarnai jabatan publik yang ada di Indonesia. Sampai saat ini pihaknya belum punya catatan minor perihal kerja Wali Kota Solo itu.
"Buat PSI semakin banyak anak muda di panggung politik itu bisa memiliki efek multiplier dan kita butuh regenerasi itu. Kiprah Mas Wali bagus bengat, Solo berhasil jadi kota nomor 4 paling toleran di Indonesia. Ini sangat baik karena tren intoleransi secara nasional memang naik. Prestasi Solo jadi kota toleran, UMKM dibawa ke dunia ternyata nggak kaleng-kaleng," papar dia.
Lebih lanjut, soal rembuk rakyat yang dilakukan di DKI, Grace mangatakan jika putra sulung Presiden Joko Widodo itu jadi di urutan paling tinggi bersanding dengan tokoh-tokoh lainnya. Hasil rembuk rakyat itu memang tidak secara spesifik disampaikan. Dia hanya menyampaikan keinginan warga DKI pada Gibran.
"Dukungan untuk Mas Wali sangat baik sekali, suport dari warga DKI Jakarta sempat kita sampaikan juga," ucap dia.
Wakil Ketua Umun PSI Andy Budiman menambahkan, peran anak muda perlu menjadi pertimbabgan untuk kepemimpinan di Indonesia ke depan. Anak muda membawa harapan baru di masa yang akan datang.
"Jangan pernah remehkan bocil, kasus Solo memperlihatkan anak muda yang diremehkan mampu membawa perbaikan yang signifikan. Saya kira Solo ini cermin kepemimpinan Indonesia di masa yang akan datang," imbuh Andy.
Merespons hal tersebut, Gibran Rakabuming Raka mengaku tidak ada hal istimewa. Soal dukungan maju ke DKI yang disampaikan PSI, Gibran mengaku belum tahu langkah ke depannya. Termasuk posisi dirinya menjelang pesta demokrasi 2024.
"Aku masih di sini (di Solo, Red) aja. Ya nggak tahu ya, saya santai," ucap Gibran. (ves/ria)
Editor : Syahaamah Fikria