RADARSOLO.COM – Pembangunan Sentra Industri Kecil dan Menengah (IKM) Mebel Gilingan dipastikan rampung akhir pekan ini, tepatnya 12 Agustus mendatang. Sejumlah fasilitas yang ada di pusat industri permebelan milik Pemkot Surakarta ini siap difungsikan. Sejumlah pengerajin mebel siap mengisinya, setelah dinyatakan lolos kurasi.
"Jadi 12 Agustus itu penyerahan dari kontraktor ke kami (pemkot)," jelas Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perindustrian Kota Surakarta Wahyu Kristina, kemarin (9/8).
Disinggung soal aktivitas yang akan dilakukan di sentra IKM mebel tersebut, pihaknya belum bisa memastikan kapan bisa berfungsi maksimal. Mengingat ada proses penyesuaian antara pelaku usaha/pengrajin mebel dengan alat-alat produksi yang ada di sentra IKM tersebut. Sentra IKM nantinya akan mulai bisa digunakan secara bertahap.
"Berapa IKM yang masuk? Ini masih penyesuaian terhadap mesin-mesin dulu. Kemudian ada proses pelatihan lanjutan. Aktivitas produksi di dalam akan mulai kami siapkan," tuturnya.
Dia memastikan operasional sejumlah alat produksi seperti computer numerical control (CNC) dan lain sebagainya akan digunakan secara bertahap. Sekalipun masih ada tahapan pembangunan yang masih akan dilangsungkan pada tahun depan.
"Tahun lalu untuk struktur sudah Rp 50 miliar. Sampai tahun ini ya sekitar Rp 80 miliar. Pelan-pelan bisa digunakan, tapi proses pembangunannya kan masih berlanjut di tahun depan," jelasnya.
Pemerintah Kota Surakarta juga menyiapkan nama baru untuk sentra IKM mebel yang akan rampung dalam waktu dekat. Nama baru itu penting sebagai bentuk promosi fasilitas pemerintah yang baru selesai direvitalisasi itu. "Ojo dijenengi IKM mebel, tidak menjual. Aku nek soal jeneng detail. Sing penting ojo IKM Mebel. Namanya sudah ada, logo ne juga sudah," beber Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka. (ves/nik)
Editor : Damianus Bram