RADARSOLO.COM – Revitalisasi Taman Balekambang telah dimulai sejak akhir tahun lalu. Proyek ini, ternyata baru menyentuh 51 persen dari keseluruhan pekerjaan konstruksi. Menimbang wacana percepatan penyelesaian, pengerjaan proyek ini bakal dikebut. Proyek nasional ini awalnya ditarget rampung 31 Desember ini, namun kini diharapkan bisa rampung lebih awal dari perencanaan.
Soal progres progres revitalisasi Taman Balekambang baru menyentuh 51 persen, Kepala Balai Perencana Pembangunan Wilayah Jawa Tengah Kuswara mengungkapkan, ini sudah sesuai dengan perencanaan. Sebelumnya Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono saat terakhir kali berkunjung ke Taman Balekambang, 19 Mei lalu memberi arahan bahwa proyek bernilai Rp 154 miliar ini ditargetkan rampung Oktober mendatang.
“Target penyelesaian kalau sesuai kontrak selesai di Desember 2023. Kami upayakan lebih cepat, tapi kalau sesuai kontrak masih sampai Desember tahun ini. Pak menteri minta lebih cepat, kami akan upayakan terus,” papar Kuswara.
Sisa pekerjaan proyek ini adalah berupa penataan lanskap yang hingga saat ini masih berproses. Mulai dari finishing sejumlah bangunan baru, hingga pemasangan mekanikal-elektrikal terkait. Pekerjaan minor itu dilakukan sembari menunggu proses tukar guling antara lahan Pemprov Jateng (Gedung ESDM di timur Taman Balekambang) dengan lahan milik Pemkot Surakarta rampung. Area eks Gedung ESDM Pemprov Jateng itu nantinya akan digunakan untuk pengembangan area pertamaan. “Untuk tukar guling kami terus pantau prosesnya, tapi itu kewenangan di pemprov dan pemkot,” bebernya.
Sementara itu Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka mengungkapkan, progres revitalisasi proyek ini berjalan dengan lancar sesuai rencana.
“Iya memang baru 51 persen, tapi pekerjaan fisik yang susah-susah sudah terlewati, tinggal finishing saja. Tukar gulingnya bagaimana? Uwis, lagi diurus. Tenang saja. Ditukar dengan aset yang mana? tenang wae, wes diurus,” ucap Gibran. (ves/nik)
Editor : Damianus Bram