RADARSOLO.COM - Pentas kembang api di halaman Balai Kota Solo, Jumat (18/8) malam, menutup kemeriahan peringatan HUT ke-78 Kemerdekaan RI di Kota Bengawan. Warga mengaku puas menikmati indahnya kembang api, usai menyaksikan riuhnya pawai pembangunan yang dihelat pada hari yang sama.
Pawai pembangunan HUT RI yang semula direncanakan mulai pukul 15.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB, molor untuk beberapa saat. Sebab, sejumlah pemberhentian yang disiapkan panitia menambah durasi kegiatan, membuat acara pawai jadi lebih panjang. Sejumlah warga yang berada di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman (Jensud) pun mulai bosan karena menunggu lama.
Kendati demikian, kekecewaan sebagian warga itu terbayar lunas kala menyaksikan indahnya kembang api yang mewarnai langit malam di area titik nol kilometer Kota Solo itu.
"Nunggunya lama tadi pas karnaval (pawai pembangunan,Red), tapi bagus juga. Ada kembang apinya juga. Nggak salah kalau nunggu lama kalau ada kembang api kayak gini," Fajar Arif, yang datang bersama anak istrinya malam itu.
Pesta kembang api baru dimulai pukul 19.30 WIB dengan durasi selama 20 menit. Nyala kembang api warna-warni memukau ratusan warga yang tengah menunggu di pelataran Balai Kota Solo sejak sore hari.
"Setelah menyaksikan pawai pembangunan, kita menikmati pesta kembang api. Warna-warni nyala kembang api ini menerangi langit Balai Kota Solo. Semoga ini menjadi simbol kebersamaan untuk seluruh warga Kota Solo," jelas Wakil Wali Kota Solo Teguh Prakosa.
Pentas kembang api dan sejumlah ornamen hias yang ada di Balai Kota Solo itu diinisiasi oleh Perkumpulan Masyarakat Surakarta (PMS). Setelah berkoordinasi dengan Wakil Wali Kota Solo dan Kapolresta Solo, pentas kembang api diizinkan digelar usai pawai pembangunan, untuk makin memeriahkan karnaval kemerdekaan.
"Setelah pawai ada acara musik dan kembang api. Kami nyalakan setelah salat Isya, durasinya 20 menit sama seperti waktu Imlek. Kami juga memasang sejumlah ornamen bertema kemerdekaan," jelas Wakil Ketua Umum PMS Sumartono Hadinoto. (ves/ria)
Editor : Syahaamah Fikria