RADARSOLO.COM – Proyek pembangunan Jembatan Jurug B telah sampai pada tahap akhir. Pelaksanaan proyek telah merampungkan pengaspalan untuk jembatan penghubung Kota Bengawan dan Kabupaten Karanganyar tersebut. Saat ini pelaksana tinggal membangun taman di ujung timur jembatan. Lokasi taman tak jauh dari gapura perbatasan wilayah Kota Solo-Kabupaten Karanganyar.
Taman itu akan ditanami pohon-pohon yang memperindah sisi luar jembatan. Saat pengguna jalan hendak melewati jembatan, mereka bakal terlebih dahulu melewati taman tersebut nantinya.
"Konsep taman simpel dan sederhana, ini untuk mempercantik jembatan saat dilewati pengguna jalan. Jadi lebih asri dan cantik di sekitar jembatan," papar General Manager Konstruksi PT Baja Titian Utama Bambang Nurhadi.
Pengaspalan jalan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari bahu jalan hingga sisi barat dan sisi timur jembatan. Guna memastikan jalan di jembatan telah diaspal, pekerja juga mengecek sudut-sudut jembatan.
Pekerjaan akan dilanjutkan dengan membangun aksesori jembatan. Aksesori jembatan itu dipasang di sisi barat dan sisi timur.
"Kami bakal mempercantik wajah jembatan. Tidak hanya kuat dan kukuh saja, melainkan memiliki nilai estetika juga," jelasnya.
Bambang menyampaikan, uji beban jembatan untuk mengetahui kekuatan dan tegangan jembatan bakal dilakukan akhir Agustus. Atau beberapa hari sebelum seremoni pembukaan kembali Jembatan Jurug B dilakukan.
"Masih ada lebih dari sepekan untuk merampungkan tahap finishing. Targetnya tetap akhir bulan ini. Mudah-mudahan bisa lebih cepat, sehingga masyarakat bisa kembali melewati jembatan untuk menyeberangi Sungai Bengawan Solo," urainya.
Sebagai informasi, pembangunan Jembatan Jurug B menggunakan kombinasi desain steel I girder (SIG) dan steel box girder (SBG) yang diperkirakan mampu bertahan hingga 100 tahun. Desain tersebut menerapkan teknologi canggih sehingga struktur jembatan lebih kuat, kokoh, stabil dan memiliki nilai estetika.
Sistem box girder memiliki struktur konstruksi yang memiliki nilai estetika terbaik ditambah dengan efisiensi dalam meredam tekanan dan memiliki umur yang panjang. Sistem box girder memiliki celah yang bisa berfungsi sebagai tempat pipa di bawah jembatan. Konstruksi ini masih menjadi andalan dalam pengerjaan struktur jembatan di dunia lantaran terkenal sangat stabil. Struktur rangka Jembatan Jurug B merupakan salah satu rangka yang ikonik di Tanah Air. (atn/nik)
Editor : Damianus Bram