Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Pengemudi Becak Belum Sejahtera, Masih Banyak yang Berpenghasilan Rendah

Silvester Kurniawan • Kamis, 28 September 2023 | 17:32 WIB
INSTAGRAMABLE: Wisatawan tengah melintasi bangunan Keraton Kasunanan Surakarta dengan menaiki becak.
INSTAGRAMABLE: Wisatawan tengah melintasi bangunan Keraton Kasunanan Surakarta dengan menaiki becak.

RADARSOLO.COM Forum Keluarga Pengemudi Becak (FKPB) mencatat masih banyak pengemudi becak hidup di bawah garis kemiskinan. Mereka berpendapatan minim dari hari ke hari.

Ketua Forum Keluarga Pengemudi Becak (FKPB) Kota Surakarta Sari Wahyuni Puji Astuti mengungkapkan, hal yang paling penting untuk kawan-kawan pengemudi becak adalah perbaikan armada becak. Itu yang paling utama untuk menunjang keberadaan becak agar tetap eksis di masa depan.

"Saat ini dari pemerintah ada pilot project becak wisata, tapi baru untuk 40 becak di Benteng Vastenburg. Kami harap nantinya bisa menjangkau semua becak yang ada di Solo," tuturnya, kemarin (27/9).

Berdasarkan pendataan kasar, jumlah pengemudi becak di Solo berkisar antara 400-500 pengemudi per armada. Hanya saja baru 250 pengemudi per armada yang baru bergabung di FKPB sampai hari ini. Para pengemudi becak ini tersebar di berbagai pangkalan yang ada di berbagai wilayah kota.

Masing-masing pangkalan memiliki karakteristik berbeda antar satu dengan lainnya, termasuk dalam banyaknya kebermanfaatannya di area tersebut. Inilah yang membedakan pemasukan antara pengemudi becak yang satu dengan yang lainnya.

"Pendapatan kawan-kawan kadang ada Rp 50 ribu per hari, ada juga yang dibawahnya. Tapi di tempat pariwisata diakui lebih baik. Keinginan kami semua bisa merata, agar becaknya lebih baik dan pendapatan pengemudi juga bisa naik," papar Sari.

Pihaknya berharap pemerintah kota bisa merangkul semua pengemudi becak yang ada di seluruh Solo. Jika memang kedepan diarahkan untuk wisata, pihaknya ingin pengemudi di titik lain bisa ikut dibantu seperti yang sudah dilakukan untuk sejumlah pengemudi becak di Benteng Vastenburg.

"Yang pasti didukung dan difasilitasi agar becak cocok untuk menunjang pariwisata. Yang sudah dimulai ini kan pilot project di Benteng Vastenburg, harapannya bisa menjangkau semua. Kalau bisa jangan yang ada di titik wisata saja yang disentuh, tapi bisa di semua area," harap FKPB.

Terpisah, Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Surakarta Ari Wibowo membenarkan program becak wisata baru dijajal di Benteng Vastenburg untuk 40 pengemudi becak sejak tiga bulan terakhir.  

"Nanti akan kita kembangkan ke wilayah lain, potensi becak di Solo ada sekitar 500  pengemudi. Nanti kami arahkan seperti paguyuban bendi (kereta kuda ukuran kecil, Red). Nanti kita kembangkan konsep pelayanannya dengan rute dan kesamaan harga agar bisa bersaing dengan transportasi lain," beber Ari. (ves/nik)

Editor : Damianus Bram
#Forum Keluarga Pengemudi Becak #becak #penghasilan rendah #kemiskinan