RADARSOLO.COM - Polresta Solo bakal menggandeng Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jateng guna mengungkap penyebab pasti dari kebakaran gudang rosok yang juga merembet ke sejumlah rumah warga di Kampung Joyosudiran, Kelurahan/Kecamatan Pasar Kliwon, Solo, Selasa (3/10). Sementara proses olah TKP terkendala asap yang masih mengepul di titik awal kebakaran.
Kapolresta Solo Kombes Pol Iwan Saktiadi menjelaskan, upaya ini labfor memiliki peralatan yang lebih memadai guna mengungkap penyebab kebakaran.
"Jadi hasilnya bisa pasti. Bukan dugaan atau asumsi. Ini penting untuk pengembangan kasus ke depan," ujar Iwan kepada wartawan Rabu (4/10).
Dijelaskan Iwan, tim labfor sebenarnya sudah berada di lokasi pada Rabu pagi, untuk melakukan olah TKP awal. Namun karena asap masih mengepul, akan dilakukan rangkaian olah TKP lanjutan.
"Takutnya api masih ada. Sehingga kita terus berkoordinasi dengan damkar. Apabila proses pendinginan selesai, dipastikan aman, baru kita lakukan kembali lakukan olah TKP," urai Iwan.
Apakah sudah ada saksi yang diperiksa terkait peristiwa tersebut? Kapolresta mengatakan, sejauh ini baru dilakukan pemeriksaan saksi di tempat, saat kebakaran terjadi. Sehingga data yang didapat petugas baru kronologi kejadian.
"Karena saat itu gudang rosok dalam kondisi kosong (pekerja sudah pulang,Red). Sehingga kita masih mencari tahu, siapa yang pertama kali melihat ada titik api," jelas Iwan.
Diakui dia, pasca kejadian, banyak informasi tidak benar yang beredar terkait kebakaran tersebut. Mulai dari jumlah rumah terbakar yang mencapai puluhan unit, hingga adanya bayi yang meninggal.
"Rumah terbakar ada, tapi jumlahnya tidak sampai puluhan. Data terakhir ada sekitar tujuh rumah," ujarnya.
"Kemudian, beredar juga informasi adanya korban jiwa, bahkan korban jiwanya bayi. Sudah dipastikan kalau informasi itu hoax. Petugas sudah melakukan penyisiran, dan dipastikan tidak ada korban, baik luka maupun jiwa. Semua dalam kondisi aman di pengungsian yang telah dibuat Pemkot Solo," imbuh Iwan. (atn/ria)
Editor : Syahaamah Fikria