Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Tak Ada Pemenang, Tender Proyek Penataan Keraton Diulang

Silvester Kurniawan • Kamis, 12 Oktober 2023 | 16:18 WIB
TUNGGU KEJELASAN: Penataan kawasan alun-alun keraton molor karena tida ada pemenang lelang dan harus diulang.
TUNGGU KEJELASAN: Penataan kawasan alun-alun keraton molor karena tida ada pemenang lelang dan harus diulang.

RADARSOLO.COM – Lelang proyek penataan kawasan Keraton Kasunanan Surakarta yang digelar sejak Agustus lalu akhirnya diulang. Sebab, tidak ada pemenang hingga awal Oktober lalu. Tender proyek penataan kawasan yang didanai APBN 2023 dengan nilai pagu Rp 39, 5 miliar itu akhirnya kembali dilelang kemarin.

Pengulangan tender itu mengharuskan dilakukan penyesuaian waktu dan tahapan pekerjaan ke depan. Mengingat proyek nasional itu wajib rampung di akhir Semester 1 2024.

“Pesertanya tidak ada yang bisa memenuhi persyaratan. Rencananya (tender proyek, Red) akan diterbitkan ulang,” kata kata Kepala Balai Perencana Pembangunan Wilayah Jawa Tengah Kuswara kemarin (11/10).

Tidak adanya pemenang di lelang sebelumnya terjadi karena beberapa alasan teknis. Salah satunya ketiadaan tenaga ahli yang bisa diterjunkan saat proyek berjalan. Alasan lainnya alat yang akan dipakai masih digunakan di proyek lain.

“Rata-rata tenaga ahli bersama alatnya masih dipakai di lokasi lain. Saat ini kan sedang banyak proyek yang sedang dikerjakan sementara alat terbatas. Secara aturan hal seperti ini tidak diperbolehkan,” beber Kuswara.

Lelang proyek yang kembali dibuka pada Rabu (11/10) ini akan berjalan seperti proses lelang sebelumnya. Mulai dari pendaftaran peserta lelang dan tahap-tahap berkaitan sebelum sampai pada pengumuman pemenang lelang. Jika perhitungannya tidak meleset, lelang kedua ini diperkirakan rampung dan terpilih pemenangnya pada pekan ketiga November. Setelah ada pemenang lelang itu persiapan fisik baru bisa dilakukan.

“Kalau persiapan fisik memang harus ada pemenang lelangnya. Tapi kalau persiapan yang lain (yang dilakukan pemkot, Red) mungkin tetap bisa dilakukan lebih dulu,” jelas dia.

Pihaknya akan melakukan penajaman-penajaman pada sejumlah aspek pengerjaan. Sejumlah percepatan pekerjaan sangat mungkin dilakukan menimbang perlunya penyesuaian tahapan pekerjaan dan waktu yang diperlukan.

“Target penyelesaian kami upayakan tetap di akhir semester 1 2024. Jadi akan ada penyesuaian tahapan pekerjaan dengan percepatan-percepatan. Tantangan lebih besar karena waktunya sangat mepet. Termasuk penyesuaian metode kerja saat pekerjaan di lapangan sudah memasuki musim penghujan. Harapannya ini tidak menghambat proyek,” papar Kuswara.

Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka membenarkan proyek penataan kawasan Keraton Surakarta ditender ulang. Sebab, peserta lelang tidak memenuhi persyaratan yang dibutuhkan. Dia pun memahami konsekuensi dari tender yang diulang ini memerlukan penyesuan dalam hal pengerjaan dan sebagainya.

“Ditender ulang karena yang sebelumnya tidak memenuhi persyaratan semua. Nanti persiapannya mulai pertengahan November. Timeline kami percepat menyesuaikan tender ulangnya ini ya,” tegas Gibran. (ves/bun)

Editor : Damianus Bram
#tender #Revitalisasi Keraton #Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka #lelang #Alun-Alun #keraton kasunanan surakarta