RADARSOLO.COM – Ancaman banjir, terutama luapan dari sungai-sungai di tengah kota masih menjadi pekerjaan rumah bagi pemkot. Sebelum musim hujan tiba, pemkot terus mengebut perbaikan proyek drainase.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Surakarta Nur Basuki mengatakan, sejumlah proyek perbaikan saluran drainase dan penguatan tebing dan talut sungai sebagian telah selesai dan sebagian lain sedang proses penyelesaian. Proyek pengendalian banjir yang masih berjalan tinggal perbaikan saluran drainase di Jalan Dr Radjiman. Mulai dari Simpang Tugu Lilin Pajang hingga Simpang Jongke.
“Sudah hampir selesai semua. Kali Brantas, Sambas, dan Sawo sudah selesai. Perbaikan jembatan dan peningkatan talut-talut sudah mau selesai semua. Tinggal yang besar-besar ini, tapi yang mengerjakan pusat seperti di Jalan Dr Radjiman itu,” kata dia, Minggu (15/10).
Perbaikan saluran drainase yang dilengkapi dengan penataan pedestrian dan pengaspalan itu dikerjakan oleh Kementerian PUPR menggunakan alokasi dana instruksi presiden (inpres). Pemerintah Kota Surakarta hanya dilibatkan dalam penyusunan detail engineering design (DED) saja, sementara lelang pekerjaan dan pelaksanaan kegiatan seluruhnya dilakukan oleh pemerintah pusat.
“Ini perbaikan saluran drainase, peningkatan jalan, dan penataan pedestrian. Koridor Jalan Dr Radjiman ini memang cukup lama belum ditangani. Jauh-jauh hari sebenarnya sudah ada perencanaan tapi belum sempat dikerjakan. Makanya diusulkan lewat bantuan inpres ini,” kata dia.
Perbaikan saluran drainase lengkap degan penataan pedestrian dan pengaspalan jalan ini dikerjakan bersamaan dengan pekerjaan infrastrutur serupa yang dikerjakan di Jalan Brigjen Sudiarto atau segmen gapura Gading ke selatan hingga Kali Jenes.
Pekerjaan infrastruktur yang digarap di segmen ini dikerjakan bersamaan penataan yang dilakukan di koridor Jalan Dr Radjiman.
“Dana inpres ini untuk mengerjakan dua tempat. Untuk koridor Jalan Dr Radjiman Rp 20 miliar dan koridor Jalan Brigjen Sudiarto Rp 15 miliar. Selesai sebelum akhir tahun, untuk antisipasi musim penguhan,” beber Nur Basuki.
Terpisah, Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka membenarkan bahwa Pemkot Surakarta sepanjang kemarau ini fokus pada perbaikan infrastruktur pengendalian banjir dan genangan di Solo. Sebab itu, banyak sekali perbaikan drainase di sejumlah jalan di Kota Bengawan. “Kami lagi garap banyak drainase ini untuk antisipasi banjir,” papar Gibran. (ves/bun)
Editor : Damianus Bram