Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Lurah Joyosuran dan Perangkat Kurang Harmonis, Anggota Forum Anak Kota Solo Jadi Korban Intimidasi

Septian Refvinda Argiandini • Kamis, 19 Oktober 2023 | 02:10 WIB
Kepala BKPSDM Kota Surakarta Dwi Ariyatno
Kepala BKPSDM Kota Surakarta Dwi Ariyatno

RADARSOLO.COM- Tudingan intimidasi yang dilakukan oleh lurah di Kota Solo kepada anggota Forum Anak Kota Solo diselesaikan secara damai. 

Akar masalah tersebut disebabkan hubungan antara Lurah Joyosuran Suwarno dan salah seorang perangkatnya kurang harmonis.

Hal tersebut merujuk hasil klarifikasi Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).

Kepala BKPSDM Surakarta Dwi Ariyatno mengatakan, BKPSDM bersama bidang perlindungan anak memfasilitasi rekonsiliasi antara lurah dengan anggota Forum Anak Kota Solo.

Dwi memastikan Pemkot Solo sudah menindaklanjuti laporan tersebut dan menjamin dapat diselesaikan secara damai.

"Harapannya, anak (anggota Forum Anak Kota Solo) paham bahwa kami sudah menindaklanjuti apa yang dilaporkan kepada pimpinan. Kami sudah klarifikasi juga dengan pihak-pihak bersangkutan. Pada intinya, diselesaikan secara damai," terang Dwi.

Menurut Dwi, tidak semua anggaran kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) dapat disetujui.

Namun, di sisi lain, BKPSDM menyayangkan tindakan lurah yang terkesan berlebihan menanggapi aduan dari masyarakat.

"Jadi si anak (anggota Forum Anak Kota Solo) ini ditanya oleh lurah. Mungkin ada ketakutan dari anak, sehingga dia merasa ada intimidasi, karena tidak ada pendampingan (saat "disidang"), dan lurahnya mengakui memang terlalu responsif," ucap Dwi.

Ditambahkan Dwi, hasil penelusuran BKPSDM, hubungan antara lurah Joyosuran dan perangkatnya kurang harmonis. Itu karena ada masalah pribadi antarmereka.

Seharusnya kata Dwi, perangkat kelurahan yang menjadi bagian dari pemerintah bisa memberikan penjelasan pada anggota Forum Anak Kota Solo terkait aduannya.

Bukan justru mengompori untuk menanyakan anggaran LDK ke Unit Layanan Aduan Surakarta (ULAS), yang sebenarnya bisa diselesaikan di tingkat kelurahan.

"Menurut saya, ini (berawal dari) masalah pribadi, tapi kemudian melibatkan orang luar yang mana ini adalah si anak (anggota Forum Anak Kota Solo)," terangnya.

"Kami sudah klarifikasi dengan para pihak yang intinya diselesaikan secara damai," imbuh Dwi.

Terpisah, Lurah Joyosuran Suwarno mengamini telah memberikan klarifikasi terkait kasus tersebut kepada BKPSDM.

"Saya tidak pernah mencari siapa yang melapor (di ULAS). Saya hanya menjawab ULAS saja. Saya hanya menjalankan tugas dari atasan untuk menjawab," ucapnya.

Apakah benar telah melakukan intimidasi kepada anggota Forum Anak Kota Solo? Suwarno enggan berkomentar lebih lanjut, karena sudah memberikan semua data dan klarifikasi kepada BKPSDM.

"Lebih baik (hubungi) langsung ke BKPSDM," ucap dia.

Sementara itu, Camat Pasar Kliwon Ahmad Khouroni mengatakan, persoalan tersebut sudah klir. "Sebenarnya tidak ada persoalan. Sudah klir semua," terangnya via pesan singkat kepada radarsolo.com. (ian/ves/wa)
.

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#forum anak kota solo #anggaran LDK #intimidasi #lurah joyosuran #ULAS