Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Realisasi PAD Kota Solo dari Sektor Pajak dan Retribusi Baru 70 Persen

Silvester Kurniawan • Kamis, 2 November 2023 | 17:14 WIB
Wajib pajak membayarkan tanggung jawabnya di Bapenda Kota Surakarta (31/8). (M. IHSAN/RADAR SOLO)
Wajib pajak membayarkan tanggung jawabnya di Bapenda Kota Surakarta (31/8). (M. IHSAN/RADAR SOLO)

RADARSOLO.COM Realisasi pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pajak dan retribusi baru mencapai 70 persen pada akhir Oktober ini.

Oleh sebab itu Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Surakarta melakukan berbagai upaya agar target realisasi sebesar Rp 524,045 miliar bisa terpenuhi pada akhir tahun ini

Berdasarkan data, target pajak hingga akhir tahun ini mencapai Rp 524.045 miliar. Target itu berubah karena mengalami penyesuaian dalam pembahasan APBD perubahan tahun anggaran 2023, sehingga mengalami kenaikan sekitar Rp 1,545 miliar.

"Mudah-mudahan dua bulan ini bisa tercapai. Kan biasanya BPHTB (bea perolehan hak atas tanah dan bangunan) mengalami kenaikan di akhir tahun," ungkap Kepala Bapenda Kota Surakarta Tulus Widajat Jumat (27/10).

Adanya sejumlah event besar, ditargetkan bisa mendongkrak realisasi PAD  dari serapan pajak dan retribusi kedepannya. Salah satu yang sudah ada di depan mata adalah Piala Dunia U-17.

Selain itu pihaknya juga akan melakukan pembaruan data pajak dan retribusi di tiga kelurahan. Kedepannya secara menyeluruh ke semua wilayah di Solo juga.

"Tahun lalu belum tercapai karena kenaikan fantastis dan situasi baru pemulihan dari Covid-19, jadi potensi pendapatan belum optimal. Kami optimistis tahun ini bisa terealisasi seluruhnya," ucap Tulus.

Terpisah, Wakil Wali Kota Surakarta Teguh Prakosa menilai tantangan Kota Solo kedepan memang cukup tinggi.   

"Makanya objek-objek pajak yang belum tercatat harus diperbarui datanya. Tujuannya untuk mengoptimalkan pendapatan kami. Toh nantinya pajak itu akan digunakan juga untuk masyarakat, membiayai pembangunan, dan sebagainya," hemat Teguh. (ves/nik)

Editor : Damianus Bram
#pajak dan retribusi #pad #Bapenda Kota Surakarta #pendapatan asli daerah