RADARSOLO.COM – Setelah jatuh bangun melalui proses pembangunan yang cukup panjang dan berliku, Solo Summerland Tirtamas Water Park resmi dibuka mulai Jumat (17/11) siang.
Pembukaan wahana taman air itu dilakukan dengan mendatangkan puluhan siswa sekolah dasar yang ada di wilayah Jebres, yang lokasinya berada di sekitar Solo Summerland Tirtamas Water Park.
Bocah-bocah usia sekolah dasar diajak untuk menikmati sensasi bermain air dengan suasana yang menyenangkan.
Beragam fasilitas telah dihadirkan oleh PT Artamitra Usaha Mulia selaku pihak ketiga yang digandeng Pemerintah Kota Surakarta. Mereka untuk mengelola aset pemerintah berupa Tanah Hak Pakai Nomor 116, Kelurahan Jebres, Kecamatan Jebres itu.
“Dari sekolahan dapat tiket gratis untuk main ke sini, ada 40 anak dari SD Bulukantil, termasuk anak saya sekolah,” ungkap Subekti, orang tua siswa yang mendapat tiket gratis dari acara soft launching tersebut.
Fasilitas yang ada di taman air ini mulai dari kolam bermain anak, kolam luncur, kolam splash, ban slide, dan fasilitas penunjang lainnya. Di lokasi itu juga tersedia foodcourt area yang bisa dimanfaatkan jika perut pengunjung mulai keroncongan.
Untuk dapat memasuki area taman air ini, anak usia 1-12 tahun cukup membayar Rp 20 ribu, sementara bagi orang dewasa dikenakan biaya Rp 40 ribu pada hari Senin-Jumat.
Tarif berbeda berlaku pada akhir pekan (Sabtu dan Minggu), di mana harga tiket masuknya dibanderol Rp 50 ribu per orang. Yang menarik adalah diskon 10 persen hingga 10 Desember mendatang.
Direktur Utama PT Artamitra Usaha Mulia, Mulyono Sadeli memastikan mulai Jumat (17/11) berbagai wahana yang ada di Solo Summerland Tirtamas Water Park bisa dinikmati oleh masyarakat.
“Di fase pertama ini ada kolam pantai khusus anak-anak, ada area yang juga bisa untuk belajar berenang anak-anak, drive pool untuk anak balita, kemudian untuk remaja ada body dan ban slide, dan lainnya. Semua fasilitas disini kami pastikan aman untuk anak-anak bermain,” ucapnya
Pembangunan wahana Solo Summerland Tirtamas Water Park belum rampung sepenuhnya. Pihak investor memastikan pembangunan fase kedua akan mulai dikerjakan dalam waktu dekat dengan konsep kolam permainan untuk orang dewasa, kolam ombak dewasa, arena ATV, outbond, serta area penginapan untuk para pengunjung. Namun belum bisa dipastikan kapan fase kedua itu rampung dikerjakan.
“Kami upayakan secepatnya. Saya kira dengan adanya wahana ini bisa menambah destinasi wisata baru bagi masyarakat Solo dan sekitarnya,” beber Mulyono Sadeli.
Sekadar informasi, kerja sama pengelolaan antara PT Artamitra Usahamulia dengan Pemkot Surakarta diteken pada 24 Juli 2020. Sebagian tanah Hak Pakai Nomor 116 seluas 74.600 meter persegi disulap menjadi wahana permainan air terbesar di Jawa Tengah.
Luasan lahan yang digunakan sekira 39.015 meter persegi. Nilai investasi yang dikeluarkan untuk merealisasikan destinasi wisata baru ini sebesar Rp 50 miliar, dengan jangka waktu pengelolaan hingga 30 tahun kedepan.
“Ini baru soft launching karena baru fase I pembangunan, saya minta nanti kalau fase II sudah selesai agar ada grand launching. Tapi dari investornya belum bisa memastikan kapan, kami harap bisa sesegera mungkin diselesaikan pembangunannya,” ucap Kepala Badan Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Surakarta Budi Murtono.
Solo Summerland Tirtamas Water Park diharapkan menjadi destinasi baru rujukan para wisatawan, baik domestik maupun mancanegara untuk berkunjung ke Solo.
Budi Murtono mengatakan pendapatan asli daerah (PAD) di Solo akan meningkat seiring adanya destinasi baru itu. Ini bagian dari kerja sama pengelolaan (KSP). Pemkot akan menerima keuntungan dari kontribusi tetap Rp 200 juta per tahun, dan naik 5,5 persen per tahun saat masuk tahun keempat. Termasuk pembagian keuntungan 20 persen dari laba perusahaan per tahun.
"Situasi ini tentu akan meningkatkan serapan PAD, karena ada pajak dan retribusi yang dikenakan di sini. Manfaat lainnya harapannya bisa membawa dampak ekonomi yang baik bagi masyarakat sekitar,” beber Budi Murtono. (ves/nik)
Editor : Damianus Bram