RADARSOLO.COM – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Solo memastikan pembangunan GOR Indoor Manahan baru bisa dilanjutkan tahun depan.
Semula GOR yang mangkrak sejak 2021 itu direncanakan dilanjutkan tahun ini. Ada beberapa alasan perihal pengalokasian dana hibah dari Uni Emirat Arab (UEA), namun dipastikan 50 persen pengerjaan proyek ini baru bisa dilakukan tahun depan.
"Tahun 2023 kan tinggal dua bulan lagi, pasti tidak akan cukup waktunya. Waktunya nanggung untuk melaksanakan kegiatan konstruksi, jadi saya pilih mulai tahun depan saja," ungkap Kepala Dispora Kota Surakarta Rini Kusumandari, kemarin (26/11).
Kebutuhan menyelesaikan proyek ini sekira Rp 49 miliar, yang nanti akan diambil dari dana hibah UEA tersebut. Nantinya pengerjaan akan terfokus pada pemasangan single seat, pemasangan lantai, dan interior di dalam GOR.
Perubahan yang paling kentara hanya pada pintu masuknya saja. Pintu masuk utama yang sebelumnya akan dibangun di sisi timur di Jalan Gelora Manahan akhirnya dibatalkan.
Kedepannya, pintu masuk utama akan ada di sisi selatan, tepatnya di pintu masuk lama. Lokasi ini nanti akan bersinggungan langsung dengan jalur lambat karena nanti juga akan ada penataan taman dan pembuatan plaza oleh DPUPR dan DLH.
"GOR indoor sama seperti pemanfaatan dana hibah dari UEA lainnya, pengerjaannya di tahun depan. Kalau untuk desain tidak ada perubahan," jelas dia.
Sekadar informasi, Pemerintah Kota Surakarta menerima dana hibah dari UEA sebesar USD 15 juta (setara Rp 236 miliar) yang saat ini telah diterima oleh Kementerian Dalam Negeri. Dana itu akan digunakan untuk sejumlah proyek infrastruktur di Kota Solo.
"Kalau dari Kemendagri mengamalkan pelaksanaannya tetap dalam satu tahun, tapi pengalokasiannya per tahun. Nanti pelaksanaannya kami menyesuaikan, kalau belum selesai ya diakumulasi di tahun depan. Yang penting amanahnya dari sana itu dananya habis," ucap Sekretaris Daerah Kota Surakarta Ahyani belum lama ini. (ves/nik/rei)
Editor : Reinaldo Suryo Negoro