Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Asyik Corat-coret di JPO Manahan, 11 Anak Usia SMP Dibina Satpol PP Kota Solo

Silvester Kurniawan • Selasa, 28 November 2023 | 18:03 WIB
SASARAN: Pengendara motor melintas di Flyover Manahan yang terdapat coretan vandalisme, Senin (30/1/2023). (M. IHSAN/RADAR SOLO)
SASARAN: Pengendara motor melintas di Flyover Manahan yang terdapat coretan vandalisme, Senin (30/1/2023). (M. IHSAN/RADAR SOLO)

RADARSOLO.COM - 11 pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) dari sejumlah sekolah di Solo diamankan Satpol PP Kota Solo lantaran tertangkap tangan saat melakukan aksi corat-coret di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Manahan pada Minggu (26/11) dini hari lalu.

Senin (27/11) ini mereka dibina dengan menghadirkan pihak sekolah dan keluarga lantaran aksi mereka itu terindikasi juga dilakukan di sejumlah fasilitas publik lain yang ada di Kota Bengawan.

Kepala Satpol PP Kota Solo Arif Darmawan membenarkan pada Minggu (26/11) dini hari lalu pihaknya mengamankan 11 anak di bawah umur yang melakukan aksi vandalisme di JPO Manahan.

Kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 02.00 WIB ketika belasan anak usia 12-15 tahun itu tengah asyik membubuhkan tulisan menggunakan pilox ke sisi bagian tenda (atap/kanopi) JPO Manahan tersebut.

Mendapat informasi tersebut, petugas deteksi dini dari Satpol PP Kota Solo langsung mendatangi lokasi mengamankan para pelaku vandalisme itu.

“Mereka dari berbagai daerah yang menuju ke JPO Manahan itu memang untuk melakukan corat-coret. Tapi semuanya dari SMP-SMP yang ada di Solo,” terang dia, Senin (27/11) siang.

Satpol PP akhirnya memutuskan pembinaan lebih dalam pada para pelaku vandalisme itu karena beberapa diantaranya kedapatan sedang dalam pengaruh miras dan ditemukan miras jenis CIU yang mereka konsumsi saat itu.

Pertimbangan lainnya coretan berupa identitas kelompok itu diketahui ada di beberapa fasilitas umum lain yang ada di kota bengawan dan beberapa ditemukan di JPO Manahan itu.

“Beberapa kali kami bersihkan JPO Manahan ini coretannya sama dengan yang mereka buat. Dan saat itu beberapa sedang mabuk jadi kami amankan dulu sampai sadar sebelum kami pulangkan,” beber dia.

Senin (27/11) ini 11 anak itu datang didampingi dengan orangtua dan pihak sekolah. Satpol PP meminta surat pernyataan dari si anak dan orangtua agar tidak mengulangi perbuatan, sementara pihak sekolah diminta melanjutkan pembinaan lebih dalam pada para siswa didiknya agar tidak mengulangi perbuatannya di masa mendatang.

“Kami minta buat surat pernyataan dari yang bersangkutan dan orangtuanya, pihak sekolah juga kami minta untuk memberikan pembinaan lanjutan saat di sekolah nanti,” terang Arif.

Sekadar informasi, dalam beberapa waktu terakhir fenomena vandalisme kerap terjadi di sejumlah fasilitas publik dan bangunan infrastruktur yang ada di Solo.

Biasanya sasaran-sasaran vandalisme merupakan rambu petunjuk jalan, area taman kota, fasilitas publik, serta bangunan infrastruktur seperti Flyover Purwosari dan Overpass Manahan.

Untuk meningkatkan pengawasan Satpol PP melibatkan linmas wilayah agar rutin berpatroli keliling secara berkala.

“Linmas wilayah kami minta partoli rutin, kemudian tim deteksi dini kami dimaksimalkan,” ucap Arif. (ves)

Editor : Damianus Bram
#JPO Manahan #satpol pp kota solo #Vandalisme #jembatan penyeberangan orang #corat-coret