Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

KPA Solo: Ada 105 Penderita HIV/AIDS Baru 

Septian Refvinda Argiandini • Jumat, 1 Desember 2023 | 22:59 WIB
Ilustrasi statistik penderita HIV/AIDS di Kota Solo dalam beberapa tahun terakhir.
Ilustrasi statistik penderita HIV/AIDS di Kota Solo dalam beberapa tahun terakhir.

RADARSOLO.COM – Kasus HIV/AIDS di Kota Solo perlu terus diwaspadai, mengingat sampai saat ini angka kasus baru penderita terus bertambah.

Berdasarkan data Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Solo jumlah penderita pada tahun ini mencapai 331 kasus. Di mana disini ada penemuan kasus baru sebanyak 105 kasus.

"Kondisi memang menurun, tetapi jumlah kasus baru masih terus bermunculan. Mengingat bahwa permasalahan HIV/AIDS bukan hanya masalah medis, tetapi juga masalah sosial. Maka perlu adanya kolaborasi dari berbagai elemen untuk mengatasi permasalahan ini,” ucap Sekretaris KPA Kota Solo Widi Srihanto, kemarin.

Data kumulatif kasus HIV/AIDS Surakarta dari 2020-2023 tercatat mengalami peningkatan.

Pada 2020 ditemukan sebanyak 900 kasus, 2021 bertambah menjadi 984 kasus. Pada 2022 menjadi 1.108 kasus, dan tahun ini sudah ada di angka 1.213 kasus penderita HIV/AIDS.  

Disebutkan Widi berbagai upaya pencegahan penularan HIV/AIDS terus dilakukan.

“Selama ini KPA sudah melaksanakan fungsi pencegahan, penanganan HIV/AIDS dibantu oleh pokja KPA di semua OPD stakeholder kota, LSM, rumah sakit, puskesmas dan lainnya. Semua ikut serta sesuai dengan tupoksinya masing-masing,” ungkapnya.

Senada, Ketua Yayasan Lentera Solo Yunus Prasetyo menjelaskan saat ini tren penurunan kasus dilihat dari proses penularan tidak lagi dari penggunaan narkoba suntik.

Kasus terbanyak muncul dari sisi komunitas, seperti pekerja seks dan kelompok rentan anak-anak muda di usia produktif.  

“Kalau kasus HIV dengan penularan dari pengguna narkoba suntikan itu memang cenderung menurun. Tetapi, justru di sisi pekerja seks, atau kelompok lain seperti homoseksual itu justru meningkat. Terutama di kalangan anak-anak muda yang masih tergolong produktif,” ungkapnya. (ian/nik)

Editor : Damianus Bram
#hiv/aids #KPA Solo #Komisi Penanggulangan AIDS