Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Pengamanan Ketat, Kursi Jemaat hingga Kamar Mandi Gereja di Kota Solo Tak Luput dari Pemeriksaan Tim Jihandak

Antonius Christian • Minggu, 24 Desember 2023 | 01:49 WIB
Sterilisasi salah satu gereja di Kota Solo menggunakan anjing pelacak, Sabtu (23/12/2023). (ANTONIUS CHRISTIAN/RADAR SOLO)
Sterilisasi salah satu gereja di Kota Solo menggunakan anjing pelacak, Sabtu (23/12/2023). (ANTONIUS CHRISTIAN/RADAR SOLO)

RADARSOLO.COM-Pengamanan ketat dilakukan aparat kepolisian terhadap gereja-gereja yang akan menggelar ibadah Nata. Aparat keamanan mulai disebar. Ditambah sterilisasi di 16 gereja yang masuk skala prioritas, Sabtu (23/12/2023).

Menerjunkan anjing pelacak dari unit K-9 Polresta Solo. Termasuk tim penjinak bahan peledak (jihandak) dari Satbrimob Polda Jateng.

“Giat ini dalam rangka pengamanan ibadah Natal. Kami steriliasi gereja untuk memberikan rasa aman dan nyaman menjelang perayaan Natal dan tahun baru (Nataru),” ungkap Kabagops Polresta Solo Kompol Sutoyo di sela-sela memimpin sterilisasi.

Gereja yang disterilisasi antara lain Gereja Manahan, GRHA Anugrah, GKJ Margoyudan, Gereja Katholik Santo Petrus, Gereja Katholik Santo Paulus, GKI Coyudan, dan GKJ Joyodiningratan.

Berikutnya GKJ Danukusuman, GKI Sangkrah, Gereja Purbayan, Gereja GPIB Penabur, Gereja San Inigo Dirjosudiran, Gereja GBI Gading, Gereja Maria Regina Purbowardayan, serta GBI Keluarga Allah (El Shaddai).

“Prioritas satu ini dilihat dari jumlah umat yang lebih dari 1.000 orang. Kemudianamengadakan peribadatan Natal lebih dari satu kali. Gereja lain juga dilakukan penjagaan,” jelasnya.

Sterilisasi dibagi menjadi dua tim. Tim pertama menyisir Gereja Katholik Santo Petrus Gendengan, Purworsari, Laweyan, Kota Solo.

Sedangkan tim kedua dari Gereja Katolik Santo Paulus Jajar, Laweyan. Dua tim secara bersamaan menyisir seluruh area gereja.

Meliputi halaman depan, kursi jemaat, kamar mandi, hingga ruangan-ruangan di dalam gereja.

“Secara umum tidak ditemukan benda mencurigakan. Semoga ibadah Natal berjalan aman dan lancar,” imbuh Sutoyo.

Selain sterilisasi gereja, juga akan digiatkan patroli malam Natal. Termasuk pada perayaan malam tahun baru.

Tim patroli akan berkeliling ke sejumlah titik, di antaranya gereja-gereja dan pusat keramaian.

Wakapolresta Solo AKBP Catur Cahyono Wibowo mengaku pengamanan Natal disiagakan 788 personel gabungan.

Terdiri dari unsur TNI/Polri, satpol PP, dishub, Pramuka, Damkar, dan elemen masyarakat lainnya.

“Pengamanan bukan hanya fokus pada gereja saja. Namun juga kami tempatkan di empat pos pengamanan (pospam),” terang Catur.

Lokasi pospam yakni di Banyuanyar, Tugu Makutha, simpang tiga Faroka, dan Jurug. Kemudian satu pos pelayanan di Benteng Vastenburg dan satu pos terpadu di Taman Gilingan.

Polresta Solo berjanji akan memastikan keamanan, kenyamanan, dan kelancaran momentum Nataru.

“Sebagaimana instruksi Presiden Joko Widodo, bahwa Natal dan tahun baru adalah rutinitas. Tetapi apapun tetap harus direncanakan. Harus dipersiapkan. Terutama berkaitan dengan transportasi, pasokan, dan distribusi bahan pokok,” beber Catur. (atn/fer)

 

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#natal #Pengamanan Gereja #jihandak #kota solo #penyisiran