RADARSOLO.COM- Seiring waktu, kemegahan Ndalem Sasana Mulya di kompleks Keraton Solo memudar. Bangunan yang dulu ditempati putra raja itu nyaris ambruk. Terutama bagian pendapa.
Beberapa potong bambu diandalkan untuk menopangnya. Tak hanya itu, di sekeliling pendapa dipasang pembatas agar tak dimasuki orang. Sebab bagian atap sewaktu-waktu bisa ambrol.
Ketua Lembaga Dewan Adat (LDA) GKR Wadansari menuturkan, kondisi Ndalem Sasana Mulya semakin parah dalam setahun terakhir.
“Selain dimakan usia, juga dipengaruhi cuaca. Setelah musim panas cukup lama, tiba-tiba hujan lebat tambah angin," ujarnya, Selasa (2/1/2023).
Pendapa Sasana Mulya kali terakhir direvitalisasi 2015. Saat digunakan lokasi pernikahan anak almarhum GKR Galuh Kencana.
Setelah itu, banyak bagian bangunan yang lepas. “Dari jalan sudah kelihatan usuknya amblek (runtuh). Gentingnya bocor, lama kelamaan kayunya lapuk," terang Gusti Moeng, sapaan akrab GKR Wandansari.
Kerusakan pendapa Sasana Mulya sudah dilaporkan ke Badan Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jateng.
Tapi menurut Gusti Moeng, belum ada tindak lanjut. Perbaikan pendapa Sasana Mulya juga sudah dimasukkan dalam rencana revitalisasi Keraton Solo oleh Pemkot Solo. (atn/wa)
Editor : Tri Wahyu Cahyono