RADARSOLO.COM - Sejumlah lapak pedagang kaki lima di Jalan D.I Panjaitan (selatan Taman Banjarsari, Red) mobrak-mabrik disapu angin kencang, Rabu (3/1) siang.
Kejadian itu membuat pedagang tutup lebih awal untuk menghindari sesuatu yang tidak diinginkan.
Salah seorang pedagang setempat, Febri Karunia mengaku harus mengejar payungnya yang terbang terbawa angin siang itu.
Pasalnya angin kencang yang terjadi saat itu membuat sejumlah payung pedagang terbang dan beberapa rusak karena tak kuat menahan terpaan angin.
"Anginnya besar, padahal pas hujannya tidak begitu lebat lho. Tapi bikin payung-payung pedagang terbang," kata dia.
Dengan kejadian itu belasan pkl setempat rela tutup lebih awal. Ini dilakukan guna menghindari kejadian yang tidak diinginkan menimbang mereka berjualan di pinggir jalan dan dibawah rindangnya pohon besar.
"Pedagang pilih tutup lebih awal. Banyak yang belum habis dagangannya tapi pilih pulang karena anginnya sangat kencang," beber pedagang lainnya, Fajar. (ves)
Editor : Damianus Bram