RADARSOLO.COM- Armada Batik Solo Trans (BST) mencatatkan jumlah revenue atau pendapatan signifikan sepanjang 2023.
Pendapatan BST tersebut dihitung berdasarkan Farebox revenue, yakni seluruh pendapatan yang dikumpulkan dari penumpang yang membayar tarif. Baik dalam bentuk tunai maupun pendapatan penjualan tiket.
Diketahui, BST merupakan bagian dari program angkutan umum skema pembelian layanan (buy the service). Diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan.
Buy the service disebut sebagai cara penyediaan angkutan yang berkualitas dan terkendali. Serta mampu memberikan layanan yang tanggap terhadap demand yang cukup beragam di suatu kota.
Program angkutan umum skema pembelian layanan buy the service juga diselenggarakan di 10 kota lainnya.
Dengan total telah mengangkut 21 juta penumpang. Program ini mengoperasikan 948 unit armada (782 bus dan 166 MPU) di 61 koridor.
"Program ini sebagai stimulus pengembangan angkutan umum perkotaan," ujar Wakil Ketua Pemberdayaan dan Pengembangan Wilayah Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Pusat Djoko Setijowarno.
BST telah beroperasi sejak 4 Juli 2020. Koridor utama melayani aglomerasi kawasan Sukoharjo-Boyolali-Surakarta-Wonogiri-Sragen-Klaten (Subosukawonosraten).
Terdapat 12 koridor yang terbagi enam koridor utama dan enam koridor pengumpan (feeder).
PT Begawan Solo Trans sebagai operator koridor utama mengoperasikan enam koridor dengan 116 unit bus sedang.
Sementara sebagai operator angkutan pengumpan (feeder) adalah PT Transport Global Mandiri yang mengoperasikan 111 unit mobil penumpang umum (kapasitas 12 penumpang).
Untuk koridor utama, tingkat isian tertinggi pada koridor Bandara Adi Soemarmo – Terminal Palur (48 km dengan 30 bus), yakni 70,84 persen.
Sedangkan terendah di koridor Terminal Tirtonadi – Solo Baru (21,2 km dengan 10 bus), tingkat isian 21,04 persen.
Sementara untuk feeder, isian tertinggi pada koridor RSUD Ngipang-Pasar Klewer (18,9 km dengan 18 unit).
Terendah koridor Sub Terminal Tipe C Pelangi - Lotte Mart Cemani (23,1 km dan 20 unit), tingkat isian 16,01 persen.
"Sejak 1 Januari hingga 20 Desember 2023, jumlah penumpang yang diangkut oleh Batik Solo Trans sebanyak 4.872.903 orang, atau dengan tingkat isian 42,77 persen,” ujar Djoko.
“Untuk Farebox revenue yang didapat adalah Rp 11,16 miliar," imbuhnya. (ul/wa)
Editor : Tri Wahyu Cahyono