Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Tarif Masuk Taman Balekambang Rp 5000 per Orang, Dianggap Masih Terlalu Murah

Antonius Christian • Kamis, 25 Januari 2024 | 21:15 WIB
MASIH TUTUP: Wajah kolam di kompleks Taman Balekambang yang sudah tersentuh revitalisasi, belum lama ini.
MASIH TUTUP: Wajah kolam di kompleks Taman Balekambang yang sudah tersentuh revitalisasi, belum lama ini.

RADARSOLO.COM - Pemerintah Kota (Pemkot) Solo akan memasang tarif masuk Taman Balekambang Rp 5.000 per orang.

Tarif ini mendapat sorotan tajam dari DPRD Kota Solo. Mengingat operasional pengelolaan Balekambang pasti menyedot anggaran cukup besar.

Anggota Komisi IV DPRD Kota Solo Ginda Ferachtriawan menjelaskan, tidak perlu mempersoalkan besaran tarif tersebut. Karena sudah ada peraturan daerah (perda) yang mengatur.

“Balekambang sudah diputuskan perdanya. Namun, apakah dengan harga tiket seperti itu cukup? Misalnya untuk perawatan. Kemudian yang mengelola juga harus profesional,” kata Ginda, kemarin (24/1).

Ginda menambahkan, revitalisasi Balekambang menghadirkan sejumlah wahana baru. Seperti panggung terbuka dan indoor, skybride, air mancur, hingga permainan lampu yang membutuhkan biaya tidak sedikit. Kemudian material untuk revitaliasi pastinya yang terbaik.

Diperkirakan revitalisasi membuat ruang terbuka hijaunya akan bertambah menjadi 12,8 hektare.

Juga menambah 1.000-an pohon dan itu membutuhkan biaya perwatan tidak murah. Wajar apabila pengunjung yang memasuki kawasan Balekambang ditarik biaya.

Belum lagi gedung pertunjukan yang dilengkapi peralatan pendukug nan mahal. Di mana untuk panggung, peralatan musik, pentas, dan yang lainnya menyedot anggaran Rp 15 miliar.

“Tidak hanya panggungnya. Kursinya penonton juga sangat canggih. Pakai sistem hidrolis. Jika tidak ada pertunjukkan kursinya bisa ditarik ke belakang,” paparnya.

Ginda menyebut pro-kontra soal tarif hal yang wajar. “Masalah retribusi yang perlu diketahui masyarakat adalah, nantinya akan masuk ke PAD (pendapatan asli daerah). PAD yang terkumpul akan digunakan untuk pembangunan kota,” tandasnya. 

Sementara itu, Anggota Komisi IV DPRD Kota Solo Asih Sunjoto membenarkan tarif masuk Balekambang dibanderol Rp 5.000 per orang.

Sesuai hasil pembahasan panitia khusus (pansus). Awalnya, legislatif sempat menginginkan agar tarif masuk Balekambang digratiskan. Mengingat taman tesebut termasuk fasilitas umum.

“Karena dengan berbagai fasilitas yang ada sekarang, otomatis biaya perawatan naik. Dikaji bersama, memang membutuhkan biaya perawatan. Itupun nanti pemkot harus mengeluarkan biaya tambahan. Karena kalau dari tiket masuk saja tidak akan cukup,” bebernya. (atn/fer)

Editor : Damianus Bram
#dprd kota solo #taman balekambang #pemkot solo #tiket masuk