RADARSOLO.COM – Gara-gara upah belum dibayar, seorang warga Karanganyar berinisial S, 50, mengamuk di kawasan Alun-Alun Kidul (Alkid) Solo. Di mana kawasan tersebut sedang berjalan proyek revitalisasi keraton.
Kasat Samapata Polresta Solo Kompol Arfian Riski Dwi Wibowo mengatakan, mendapat laporan dari warga bahwa ada seseorang mengamuk dan membuat kegaduhan di kawasan alkid. Mendapat laporan tersebut, tim sparta langsung meluncur ke lokasi.
"Tim sparta merespons cepat dan langsung menuju lokasi. Dan sampai di lokasi ada pelaku yang telah diamankan oleh warga sekitar," ujarnya.
Menurut pengakuan pelaku, dia mengaku telah cekcok AAD, 50, warga Ngaglik dikarenakan pelaku yang bekerja sebagai kuli proyek tidak dibayar oleh pemilik proyek, hingga terjadilah keributan di lokasi.
"Karena telah membikin keributan, sehingga pelaku S dibawa ke Mako Polresta Solo untuk dilakukan pemeriksaan oleh sat reskrim," tutur kasat samapta.
Soal benar atau tidaknya alasan dari S hingga membuat kegaduhan, pihak kepolisian masih mendalami.
"Ini memang belum pasti. Masih dilakukan pemeriksaan oleh jajaran reskrim. Yang penting kami amankan karena mengganggu ketentraman. Ini juga untuk mencegah adanya pelanggaran hukum yang lebih parah," papar Arfian. (atn/nik)
Editor : Damianus Bram