RADARSOLO.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Solo berencana melakukan pendistribusian logistik pemilu, akhir pekan ini. KPU masih melakukan pengemasan logistik pemilu di tiga gudang yang telah disiapkan.
Ketua KPU Kota Solo Bambang Christanto menuturkan, pengemasan logistik dilakukan di Ndalem Joyokusuman untuk dapil 1 Serengan-Pasar Kliwon serta dapil 2 Laweyan.
Kemudian gudang di Kelurahan Ketelan, Kecamatan Banjarsari untuk dapil 3 dan 4 Banjarsari.
Sedangkan untuk dapil 5 Jebres, pengemasan dilakukan di gudang yang berada di belakang kantor KPU Kota Solo.
"Saat ini masih dalam proses packing. Kami dibantu semua petugas. Ada badan adhoc, kemudian PPK dan PPS karena dikejar waktu, mengingat pencoblosan sudah tinggal minggu depan," ujarnya.
Ditambahkan Bambang, dijadwalkan proses pendistribusian ke tingkat kecamatan pada Jumat hingga Sabtu (9-10/2) mendatang.
Kemudian hari berikutnya akan didistribusikan di tingkat kelurahan. Nanti H-1 baru akan didistribusikan ke setiap TPS, sehingga diharapkan petugas KPPS sudah menyiapkan lokasinya, sebelum distribusi dilakukan.
"Saya kira untuk estimasi waktunya cukup, karena kawasan Solo ini kan tidak terlalu luas. Berbeda dengan kabupaten lain yang wilayahnya luas," imbuh Bambang.
Dia mengakui ada beberapa surat suara rusak atau tidak layak digunakan yang ditemukan saat penyortiran dan pelipatan. KPU siap segera melakukan penggantian logistik itu dengan yang baru.
"Surat suara yang rusak sudah diganti ada sebanyak 8.685 lembar dan sudah dilakukan sortir dan dilipat. Jika sudah selesai segera masukkan di kotak suara untuk persiapan distribusi ke PPK dan PPS, serta TPS," katanya.
KPU Solo berkoordinasi dengan forkopimda setempat berkaitan dengan persiapan pendistribusian logistik, kesiapan petugas KPPS, dan petugas ketertiban di setiap TPS.
Jumlah warga sesuai dengan data terakhir DPT pada Pemilu 2024 tercatat 439.009 orang sehingga disiapkan surat suara total 448.656 lembar.
"Kami sudah berkoordinasi dengan Polresta Solo. Polresta siap all-out dalam melakukan pengamanan. Mulai pengawalan hingga penjagaan gudang penyimpanan," tutur Bambang. (atn/nik)
Editor : Damianus Bram