Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Diduga Sopir Mengantuk, Mobil Pajero Sport Tabrak Median Jalan dan Terguling di Simpang Empat Nonongan

Antonius Christian • Senin, 19 Februari 2024 | 21:57 WIB
Mobil Pajero Sport terguling di ruas jalan Yos Sudarso, atau simpang empat Nonongan Senin (19/2/2024) pagi.
Mobil Pajero Sport terguling di ruas jalan Yos Sudarso, atau simpang empat Nonongan Senin (19/2/2024) pagi.

RADARSOLO.COM - Sebuah mobil terguling diruas jalan Yos Sudarso, tepatnya di depan Rumah Makan (RM) Kusuma Sari atau simpang empat Nonongan Senin (19/2/2024) pagi.

Akibat kejadian ini pot yang ada diatas median jalan remuk akibat dihantam mobil tersebut sebelum mengguling.

Kejadian ini dibenarkan Kasatlantas Polresta Solo, Kompol Agung Yudiawan. 

Menurutnya Mobil Mitsubishi Pajero Sport dengan Nopol AD 1977 DF warna putih ini dikendarai oleh Maryono,39, warga Bekonang, Mojolaban, Sukoharjo.

Dimana kajadian ini bermula saat mobil tersebut melaju dari arah utara ke selatan. Setibanya dilokasi, mobil SUV tersebut oleng kekanan dan menghantam media jalan.

Setelah menabrak median jalan tersebut, mobil tersebut langsung terguling. "Didalam mobil ada satu orang, kondisinya tidak mengalami luka, hanya saja sedikit syok," papar dia.

Dari hasil pemeriksaan sementara, lanjut Agung, pengendara mobil sendiri baru pulang setelah menghantarkan kerabatnya dari Stasiun.

"Karena malam sebelumnya belum tidur, dan memaksakan berkendara, dia mengemudi dalam kondisi mengantuk. Kemungkinan karena ngantuk itu, dia hilang konsentrasi kemudian menabrak median itu," urai Agung.

Terkait adanya aset pemkot yang rusak, Agung mengatakan telah melakukan mediasi antara pengememudi mobil dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Solo.

Dari hasil mediasi tersebut, disepakati kalau kasus ini diselesaikan secara kekeluargaan. "Dimana pengemudi siap melakukan ganti rugi," ungkapnya.

"Untuk ganti rugi sendiri, dari hasil perhitungan sementara tadi kerugian yang dialami DLH tadi sekitar Rp 2 juta. Untuk teknis ganti rugi nanti dibahas antara kedua belah pihak," urai Agung.

Meski diduga karena mengantuk, aparat kepolisian tetap melakukan tes urin terhadap pengemudi kendaraan tersebut. hal ini dilakukan untuk memastikan bila pengemudi tidak terpengaruh miras maupun narkoba.

"Kalau tadi masih mengaku karena ngantuk. Tapi tetap kita pastikan dengan tes urin, kita masih menunggu hasilnya," pungkas Agung. (atn)

Editor : Damianus Bram
#kecelakaan #mobil terguling #pajero sport #laka lantas #polresta solo