RADARSOLO.COM - Aktifitas Warga Binaan yang berada didalam Rutan Klas I Solo dikagetkan dengan kedatangan petugas dari Satuan Operasional Kepatuhan Internal (Satops Patnal) Kanwil Kemenkumham Jawa Tengah Kamis (7/3/2024).
Kedatangan mereka dalam rangka melakukan inspeksi mendadak alias sidak terhadap hunian didalam Rutan.
Pengeledahan secara tertutup sendiri dilakukan kedalam kamar hunian Blok D Narkoba. Terlihat sejumlah petugas menyusuri setiap kamar. Sekitar satu jam lamanya petugas melakukan penyisiran disetiap sudut kamar.
Penggeledahan dilaksanakan dengan saksama oleh tim Satops Patnal Kanwil Jateng, mulai dari area depan kamar hunian, laci-laci, kamar mandi dan tak lupa penggeledahan badan Warga Binaan Pemasyarakatan.
Sebelum melakukan penggeledahan, petugas mendata uang yang dibawa oleh Warga Binaan untuk dimasukkan ke register D (barang bawaan narapidana).
Hal ini sesuai dengan Keputusan Direktur Jenderal Pemasyarakatan Nomor PAS-170.PK.01.01.02 Tahun 2015 tentang Standar Registrasi dan Klasifikasi Narapidana dan Tahanan.
Koordinator kegiatan, Ina Purnaningati mengatakan kegiatan ini rutin dilakukan Kanwil Kemenkumham Jawa Tengah guna memastikan tidak ada peredaran narkotika dari dalam rutan.
"Kita tidak ingin hal tersebut terjadi didalam Rutan. Tugas kita adalah membina para warga binaan ini untuk hidup lebih baik, sebelum nantinya dikembalikan ke masyarakat," ujarnya.
"Sehingga kalau sampai ada narkoba bisa masuk Rutan, berarti kita gagal dalam melakukan pembinaan terhadap warga binaan kita ini," imbuh wanita yang menjabat sebagai Kasubbag Pembinaan Teknologi Informasi dan Kerja Sama ini.
Untuk memastikan hal tersebut, tidak hanya dilakukan pengeledahan barang, namun juga dilanjutkan dengan pemeriksaan urin, yang dibantu oleh petugas kesehatan Rutan Kelas I Surakarta.
Kepala Rutan Urip Dharma Yoga mengatakan Seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan yang terlibat dapat secara kooperatif membantu kelancaran kegiatan tersebut.
Urip selaku Kepala Rutan menanti-wanti kepada para Warga Binaan untuk selalu taat terhadap aturan yang berlaku di rutan serta tidak melakukan pelanggaran-pelanggaran tata tertib.
"Pengecekan terus kita lakukan, terutama pada saat kunjungan keluarga, akan kita geledah. Termasuk untuk barang titipan dari keluarga, kira lakukan screening secara berjenjang sehingga dipastikan tidak ada narkoba yang masuk kedalam rutan," ujarnya
Dalam penggeledahan ini tidak ditemukan barang-barang terlarang seperti HP, sajam atau narkotika. Seluruh warga binaan yang dicek urin juga menunjukan hasil negatif narkoba.
"Kita masih menemukan sejumlah korek, kalkulator, lem, hingga benda terlarang lain didalam kamar hunian. Langsung kita sita," pungkasnya. (atn)
Editor : Damianus Bram