RADARSOLO.COM – Pengamat Politik UNS Sunny Ummul Firdaus mengatakan, kriteria wali kota Solo masa depan bisa dilihat dari berbagai aspek.
Mulai dari kepemimpinan, pemahaman kebutuhan masyarakat, hingga kemampuan untuk berinovasi dan mengatasi masalah.
AD1 -istilah wali kota Solo- harus memiliki visi dan misi yang jelas untuk perkembangan Solo. Baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Hal ini mencakup pemahaman yang kuat tentang arah yang ingin dituju.
"Solo dikenal dengan kekayaan budaya dan tradisinya. Seorang wali kota ideal harus memahami dan menghargai hal ini, serta mampu melestarikan dan mempromosikan budaya yang ada," paparnya.
Selain itu, penting bagi calon pemimpin untuk memiliki kemampuan manajemen dan kepemimpinan yang baik.
Termasuk memimpin dan mengelola pemerintahan kota, termasuk sumber daya manusia, keuangan, dan aset kota dengan efisien dan efektif.
"Mampu membawa inovasi dan perubahan yang positif untuk kota, serta responsif terhadap perkembangan zaman dan teknologi," imbuhnya.
Pimpinan baru di kota ini juga harus memiliki komitmen kuat terhadap tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.
"Harus peka terhadap berbagai isu sosial dan bisa merespons kebutuhan, aspirasi, dan masalah yang dihadapi masyarakat. Sehingga harus dekat dengan masyarakat," kata Sunny.
Sunny menyebut terdapat empat fokus utama pekerjaan rumah bagi wali kota Solo. Yaitu pembangunan ekonomi berkelanjutan, pelestarian budaya dan warisan, digitalisasi dan inovasi teknologi, serta partisipasi masyarakat dan pemerintahan terbuka.
Menurut Sunny, pertumbuhan ekonomi kota Solo perlu didorong melalui dukungan terhadap sektor-sektor unggulan, seperti pariwisata, perdagangan, dan industri kreatif. Sekaligus memperhatikan aspek keberlanjutan lingkungan.
"Mengingat Solo memiliki latar belakang budaya yang kaya, pelestarian dan promosi budaya lokal harus menjadi salah satu fokus utama, termasuk pelestarian situs warisan dan pengembangan seni tradisional," paparnya. (zia/nik)
Editor : Damianus Bram