Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Viaduk Gilingan Ditutup, Hindari Titik-Titik Macet Ini

Silvester Kurniawan • Jumat, 15 Maret 2024 | 23:35 WIB
Viaduk Gilingan bakal ditutup mulai 15 Maret sampai 3 April 2024
Viaduk Gilingan bakal ditutup mulai 15 Maret sampai 3 April 2024

RADARSOLO.COM – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo resmi menutup akses lalu lintas yang melintas di Viaduk Gilingan Jumat (15/3) malam. Sejumlah ruas jalan di sekitar berpotensi padat selama penutupan dilakukan.

Kepala Dishub Kota Solo Taufiq Muhammad mengungkapkan, penutupan sebagian ruas Jalan Akmad Yani segmen Simpang Ngemplak – Simpang Gilingan dilakukan sejak 15 Maret hingga 3 April 2024.

Ini dilakukan untuk menunjang pekerjaan fisik yang akan dilakukan di Viaduk Gilingan. Masyarakat diminta mencari jalur alternatif lain selama akses lalu lintas di Viaduk Gilingan itu ditutup.

“Penutupan mulai Jumat (15/3) malam pukul 22.00 WIB. Dibuka kembali 3 April malam. Tapi saat Lebaran akan dibuka untuk memperlancar masa angkutan Lebaran nanti,” jelas dia, Jumat (15/3).

Sejumlah ruas jalan terdampak dan berpotensi padat pasca penutupan Viaduk Gilingan rawan terjadi  di Jalan Letjen S. Parman, mulai dari Simpang Gilingan hingga Simpang Balapan.

Kepadatan serupa juga akan terlihat di Jalan Monginsidi, mulai dari Simpang Balapan hingga Simpang Banjarsari. Potensi padat lainnya juga di Jalan D.I. Pandjaitan, mulai dari Simpang Banjarsari hingga Simpang Ngemplak.

“Tiga lokasi ini, Jalan Letjen S. Parman, Jalan Monginsidi, dan Jalan D.I. Panjaitan akan cukup padat karena rute pengalihan utama,” ujar Taufiq.

Dampak kepadatan lainya mungkin juga terlihat hingga kawasan Panggung (arah timur), kawasan Ngemplak (arah Mojosongo), kawasan Tirtonadi (arah barat). Kepadatan lainnya khusus roda dua juga memungkinkan terjadi di Jalan Tentara Genie Pelajar (utara Viaduk Gilingan).

Dengan penutupan akses lalu lintas di Viaduk Gilingan itu, Dishub Kota Solo juga akan mengantisipasi potensi kepadatan yang berpotensi muncul.

Mengingat di wilayah utara Solo, khususnya di wilayah Nusukan, Banjarsari, juga diberlakukan penutupan di sebagian Simpang Joglo karena ada proyek rel layang.

Potensi penumpukan kepadatan di sejumlah jalur alternatif yang bersinggungan dengan dua titik penutupan itu berpotensi padat.

“Untuk kendaraan berat dan bus besar kami minta melintas via tol dulu. Kalau Viaduk Gilingan ini bisa selesai sebelum Lebaran nanti sudah bisa dilalui kendaraan ukuran besar. Jadi aksesbilitasnya akan lebih baik untuk menunjang lalu lintas saat Lebaran,” ujar Taufiq.

PT Calista selaku pelaksana proyek penataan Viaduk Gilingan memerlukan waktu tiga pekan untuk menyelesaikan pembongkaran jembatan dan pelebaran jalan di lokasi itu.

“Jadi di fase ini kami akan membongkar tiang jembatan yang masih menimbulkan penyempitan jalan. Nanti akan dilebarkan sesuai desain 11 meter dengan ketinggian 4,2 meter. Harapannya, Lebaran nanti bisa fungsional untuk lalu lintas,” terang Site Manager Penataan Viaduk Gilingan, Niko Herlambang.  Berikut Titik Rawan Macet Akibat Penutupan Viaduk Gilingan:

  1. Jalan Letjen S. Parman, mulai dari Simpang Gilingan hingga Simpang Balapan.
  2. Jalan Monginsidi, mulai dari Simpang Balapan hingga Simpang Banjarsari.
  3. Jalan D.I. Pandjaitan, mulai dari Simpang Banjarsari hingga Simpang Ngemplak.
  4. Kawasan Panggung (arah timur)
  5. Kawasan Ngemplak (arah Mojosongo)
  6. Kawasan Tirtonadi (arah barat)
  7. Jalan Tentara Genie Pelajar (utara Viaduk Gilingan).

 

Editor : Kabun Triyatno
#lalu lintas #titik rawan macet #dishub kota solo #Viaduk Gilingan